Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MISTERI KEMATIAN SANG BRIGADIR

MISTERI KEMATIAN SANG BRIGADIR

Orang yang harus dibunuh. Bayangan masa lalunya saat melihat keluarganya dimutilasi menjadi andalan utama mengapa ia bisa sekejam itu. "Morry, kapan kamu mau berhenti?" Pertanyaan itu sempat diucapkan Romero saat pertama kali mengetahui sepak terjang ajudan rahasia sang jenderal. Namun, jawaban Morry membuatnya merinding. "Sampai aku bosan memakan daging manusia ...."
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Mencintai Untuk Membunuh, Pembalasan Sang Luna

Mencintai Untuk Membunuh, Pembalasan Sang Luna

suara Zena terdengar menggema. Tetapi suara itu terasa menusuk telingaku. Kabut hitam perlahan menyelimuti tubuh wanita itu. Dalam sekejap wajah Zena berubah mengerikan. Matanya merah menyala dan taring panjang muncul dari sudut bibirnya. “Dia ingin merebut Laura darimu,” bisik Gio lembut. “Dia membunuh Kimberly sebelum semuanya terlambat. Balaskan sakit hati peri itu!"
875 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Wanita Simpanan Pembunuh Anakku

Wanita Simpanan Pembunuh Anakku

"Entah orang gila mana yang tega menyiksa anak baik-baik sampai seperti ini." Mendengar desahan simpati darinya, kebencian dalam hatiku justru meluap. Orang gila yang membunuh Jennah adalah cinta pertamanya yang dia bawa ke rumah, Mirae! Kasus pembunuhan dan pembuangan mayat anak ini sangat keji. Ditambah lagi hujan yang terus turun akhir-akhir ini telah menghapus sebagian besar jejak di lokasi, membuat penyelidikan jadi semakin sulit. Seluruh tim bekerja lembur demi segera memecahkan kasus ini.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Simpanan Sang Miliuner

Simpanan Sang Miliuner

Detik di mana Luna melihat pakaiannya berceceran—kepingan ingatannya teringat tentang kejadian tadi malam. Luna menelan salivanya susah payah. Kepingan memori layaknya puzzle yang terpecah yang telah mulai tersusun di otaknya. Gadis itu mengingat dengan jelas kejadian tadi malam. Kejadian panas yang membuatnya gemetar.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Pencuri Yang Merangkap Detektif

Pencuri Yang Merangkap Detektif

Dia berbicara dengan riang, tanpa emosi dalam suaranya, dan melanjutkan, sambil berjalan mondar-mandir di ruangan itu. "Kau dan aku, Bunda Coralie, yang telah menjadi saksi mata begitu banyak tragedi dan melihat begitu banyak rekan yang baik meninggal,tak perlu menyia-nyiakan air mata atas kematian Mustapha Rovalaiof atau pembunuhan atas dirinya yang dilakukan antek-anteknya. Bahkan pidato pemakaman juga tidak usah, bukan begitu? Ya-Bon berhasil meringkus laki-laki itu, menunggu sampai alun-alun sepi dan membawanya ke Rue Brignoles, dengan perintah untuk melemparkan laki-laki itu melewati pagar ke kebun Musee Galliera. Pagar tinggi. Tapi, tangan kanan Ya-Bon tidak mengenal hambatan. Dan begi
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Memori Yang Menghukum

Memori Yang Menghukum

Ia mencoba melawan rasa takut yang muncul bersama bayangan itu, tapi kenangan itu menyerang begitu kuat hingga ia merasa seperti terjebak dalam waktu. Di dalam memori itu, ia melihat dirinya duduk di lantai kamar mandi sebuah apartemen kecil. Tubuhnya gemetar, punggungnya bersandar pada dinding yang dingin. Di tangannya, ada ponsel yang terus bergetar—pesan masuk yang hampir semuanya berasal dari Leo. Suara ponsel yang bergetar di lantai dekatnya terus berulang-ulang, tetapi ia tidak beranjak untuk menjawabnya.
847 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Misteri Desa Kanibal

Misteri Desa Kanibal

Tutur Yuda menjelaskan kepada teman temannya. Disaat mereka sedang asik mengobrol sambil menunggu pesanan datang, di sebelah kiri mereka terlihat ada seorang yang tak sengaja mendengar percakapan mereka. Orang tersebut memakai baju serba hitam dan menggunakan topi seperti koboi, entah dia koboi beneran apa bukan gak tau juga. Mukanya juga terlihat sangat seram dengan ada codet bekas luka jahitan di pipi sebelah kanannya.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

ujar Zora. "Dan kau tau, kita ini pembunuh bukan pengusaha. Kenapa kau berusaha meyakinkanku dengan omong kosong itu?" lanjut Zora. "Kalau kau memang menyesal karena tidak berguna, maka tembak kepalamu sendiri dengan begitu aku akan memafkanmu." tawar Zora sambil mengeluarkan pistol di holster pinggangnya yang ditutupi sweater oversize yang ia kenakan.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Nafasku belum juga kembali normal, dan selama itu juga aku perlahan mulai bisa merasakan kaki tangan dan jari jariku perhalan mulai mendapatkan kembali panas dari pusat tubuhku. “Haaaahhhhh….” Aku menarik nafas panjang sambil memegang kepalaku. Tubuhku sudah kembali normal ketika itu, tetai aku merasa kehilangan seluruh energiku meski aku baru saja bangun tidur. Mimpi buruk yang sungguh mengerikan. Apa apaan itu.. tentang pembunuh dan lain sebagainya. Aku tidak mengingat seluruh detail mimpiku, tetapi aku masih mengingat garis besarnya. “Teman-teman, kah?...”
9.74.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Catch Me If You Can

Catch Me If You Can

Untuk menjaga kenangan di masa tuanya, George menumpahkan kisah hidupnya dalam buku itu. Tentu saja di sana dia tidak bebas bercerita, karena dia diawasi ketat oleh para sipir penjara. George tak bisa memuat cerita seperti bagaimana perasaannya saat membunuh korbannya, bagaimana caranya menghabisi nyawa mereka, bagaimana cara dia menyingkirkan barang bukti, atau apa yang telah dia pelajari selama menjadi detektif bersama seorang teman lama.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai memoirs of a murderer
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status