SELIR HATI
“Ibuku terbaring karena ini.”
“Ampun, Baginda, aku tidak membela kejahatan,” jawab Gita, suaranya tetap tenang. “Aku membela kebenaran.”
Ratu Ibu tertawa, lalu terbatuk. Wajahnya makin pucat. “Kebenaran?” Ia menatap Dias lama, seolah membaca sesuatu di balik wajah menantunya. “Kebenaran seringkali disembunyikan oleh mereka yang paling dekat.”
Bab Populer