Seribu Pintu Sindukala
“Apa kamu sudah sadar, Re? Manusia mengais-ngais keadilan dengan cara yang tidak adil, dan kamu adalah bagian dari Sistem itu.”
Orang-orang itu tertawa cekikikan, lalu terbahak-bahak, menggema hingga ke udara.
“Di balik pintu-pintu ini ada ribuan pintu lagi yang harus kamu lewati, dan kamu akan menjadi bagian dari orang-orang yang mendaki gunung-gunung kertas. Kamu harus mengais kertas demi kertas, demi sesuatu yang penting, yang harus kamu selesaikan. Barangkali sesuatu itu terselip di suatu tempat. Nah, Kamu punya apa? Ilmu? Uang? Kedudukan? Apa pun boleh kamu usahakan, yang penting selalu patuh pada Sistem, karena Sistem lebih penting daripada teori tentang prosedur, moral dan keadilan.”
Hot Chapters