Pria Culun Itu Suamiku
"Areta, jika kamu memiliki orang dalam dari Rajawali Jaya, koleksi ini tidak hanya akan sukses—tapi akan meledak di pasaran! Segera siapkan sampel fisiknya. Saya ingin lihat apakah hasil jahitannya sedahsyat sketsanya."
Telepon ditutup. Areta perlahan menurunkan ponselnya, matanya menatap tajam ke arah Adam yang sekarang sedang meletakkan piring sarapan di atas meja makan.
Adam tampak begitu biasa, mengenakan celemek butik yang agak kebesaran, wajahnya masih terlihat mengantuk di balik kacamata tebalnya.
"Sarapan sudah siap, Are. Ada apa? Wajahmu pucat sekali," ucap Adam polos.
Hot Chapters