Dok, Please Cukup!
jawab petugas itu setelah menutup telepon.
"Besok pagi jam berapa paling cepat?" tanya Malik, suaranya masih menahan ketegangan yang jelas terdengar meski dia berusaha bicara tenang.
"Jam sembilan, Pak. Saya pastiin salinannya udah siap," jawab petugas itu, mencatat sesuatu di layar komputer di depannya.
Malik mengangguk, mengucapkan terima kasih singkat sebelum berbalik menghampiri Nindy yang berdiri beberapa langkah di belakangnya, wajahnya pucat menahan pikiran yang berputar cepat.