Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kejar Target, Bang!

Kejar Target, Bang!

“Ada apa?” “Ck! Kamu tuh selalu tanpa basa basi, ya?” “Yang basi itu enggak enak. Ada apa? Bukannya masalahnya udah selesai?” “Iya, dan untuk itu aku telepon kamu. Aku mau bilang makasih.” “Ya sama-sama, udah, kan?” “Eh, tunggu!” “Ada apa lagi?” “Kamu udah terima paket dariku? Tolong diterima dan jangan tersinggung. Itu sebagai ucapan terima kasih dari aku buat kamu. Semoga kamu suka.”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai terima apa adanya
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

jelas Pak Rey. Sebentar! Apa tadi katanya? Tidak ada pembelajaran, hanya perkenalan saja. Hah? Kenapa persis seperti pesan yang dikirim nomor itu? Siapa dia sebenarnya? Apa dia salah kirim? Ah, mana mungkin. Eh, tapi bisa jadi dia salah kirim. Ya, dia salah kirim. Berpikir positif sangat diperlukan. Jangan GR! Sasya terus saja membatin.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai terima apa adanya
Baca
+Pustaka
Bersama Tanpa Terpaksa

Bersama Tanpa Terpaksa

Tidak ada penolakan yang bisa buat orang biasa saja, apalagi itu untuk sesuatu yang teramat diinginkan. Devan tidak mengerti apa yang sedang ia alami, karena bahkan saat ia berniat bergabung menjadi kuli di sebuah pembangunan, ia ditolak mentah-mentah. Ia tahu ia tidak punya pengalaman, tapi ia bisa belajar dengan cepat. Devan sungguh stres selama dua minggu ini.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai terima apa adanya
Baca
+Pustaka
GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA

GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA

Wayan, pria Bali berusia 50-an dengan suara lembut dan mata bijak, duduk di depan mereka. “Selamat malam,” katanya. “Di sini kita tidak akan bicara tentang ‘memperbaiki’ apa yang rusak. Kita akan bicara tentang menerima apa yang ada, dan membiarkan cinta tumbuh dari penerimaan itu. Malam ini, kalian hanya perlu memperkenalkan diri dan satu hal yang kalian bawa ke retreat ini—satu rasa yang ingin kalian lepaskan.” Pasangan pertama bicara, seorang pasangan Australia yang kehilangan anak karena keguguran berulang. Mereka bilang ingin melepaskan rasa bersalah.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai terima apa adanya
Baca
+Pustaka
Ibu Kost yang menggoda

Ibu Kost yang menggoda

Error bukan kegagalan. Emosi diterima sebagai input valid. Versi utuh masih online. Dan Ravika tahu—bukan sebagai keyakinan besar, tapi sebagai pengertian sederhana—keutuhan bukan tentang merasa baik sepanjang waktu. Melainkan tentang tidak lagi meninggalkan diri sendiri saat keadaan memburuk. Hari ini mungkin berat. Besok mungkin juga. Tapi sekarang, ia hadir sepenuhnya. Dan untuk pertama kalinya, itu cukup.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai terima apa adanya
Baca
+Pustaka
Suami Sahabatku Mengajak Selingkuh Demi Balas Dendam

Suami Sahabatku Mengajak Selingkuh Demi Balas Dendam

Di bawah tanda tangannya, ada satu kalimat tambahan. Kalimat sederhana tanpa format apa pun. Bekas itu akan menjalankan fungsinya. Jangan meminta maaf atas apa yang terjadi hari ini. Aku membacanya tiga kali. Itu bukan ucapan terima kasih. Bukan pula pujian. Melainkan pengakuan. Konfirmasi dingin dan profesional bahwa langkah yang kuambil telah diperhitungkan... dan akan dimanfaatkan.
433 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai terima apa adanya
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

TIDAK ADA Tidak ada yang salah jika yang terjadi adalah demikian. Ketika seseorang tidak mendapatkan pengakuan yang baik dari orang lain, bukan berarti bahwa dirinyalah yang bersalah dan tidak pantas mendapatkan pengakuan tersebut. Dalam case tertentu, tidak adanya pengakuan mungkin bukan karena ada masalah dalam diri orang tersebut. Melainkan, dia mengharapkan pengakuan dari orang-orang yang tidak tepat. Ya, tidak tepat!
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai terima apa adanya
Baca
+Pustaka
Permohonan Terakhir

Permohonan Terakhir

Sampai sekarang, dia masih percaya bahwa semua itu salahku dan aku harus menangis tersedu-sedu, mengakui kesalahanku padanya. Sayangnya, hal itu tidak akan terjadi. "Pak Edrick ... Pak Edrick, Nona Jenita ... dia ... tanda vitalnya sudah nggak ada lagi ...." Gerakan tangan Edrick yang tengah membujuk Cindy untuk meminum yoghurt pun terhenti. Aku memperhatikan ekspresinya, mengharapkan dia setidaknya merasa bersalah atau ketakutan. Namun, tidak ada yang aku lihat dari keduanya.
8.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai terima apa adanya
Baca
+Pustaka
Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

Terima kasih. ***
9.6176.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai terima apa adanya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status