Tears
Ada Opa Dirga, Raven, Christopher, Radja, Juna dan Revan yang serentak mengalihkan pandangan saat melihat kehadiran mereka berdua.
"Dari mana saja kalian berdua sampai semalaman tidak pulang?" Raven langsung ngegas. Ia gregetan sekali melihat Ibell tampak nyaman dengan dosen tattoannya. Apalagi kini mereka saling berpegangan tangan segala. Benar-benar membuat darahnya langsung naik semua ke kepala.
"Isabelle menginap di apartemen saya kemarin malam, Pak Raven. Saya minta maaf."