DIMADU TANPA RESTU
“Ardi, maaf... Yang ulang tahun itu Raka, bukan aku. Aku belum siap menerima hadiah dari siapa pun, apalagi dari laki-laki. Simpan saja.”
“Sekar, tolong... terima. Ini cuma hadiah biasa. Bukan lamaran atau semacamnya. Aku baru pulang dari Singapura. Anggap saja ini oleh-oleh.”
“Ardi, aku—”
“Sudah, terima saja, Nak,” sela Nunung yang entah sejak kapan ikut bergabung.
“Kalau kamu nggak mau, kasih buat bude aja,” lanjutnya sambil nyengir.
Hot Chapters