Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diabaikan Berujung Penyesalan

Diabaikan Berujung Penyesalan

POV Isabel: "Aku nggak mau makan seafood." Kemudian, seolah tiba-tiba teringat sesuatu, nada suara Vincent berubah. "Oh, iya. Kamu sebaiknya nggak makan sashimi. Aku baru ingat kamu alergi atau semacamnya, 'kan?"
37.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rejeté
Baca
+Pustaka
Reset

Reset

TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai rejeté
Baca
+Pustaka
Exit

Exit

jawab salah satu dari mereka, membalas candaan April. April tertawa kecil, berjalan menuju bangku. Aku juga mengikuti gerak April, menanggapi dengan tawa, dari pada suasana canggung. “Kalau biji wijennya genap. Itu biasanya pertanda kalau keuangan negara sedang kritis. Jadi, kalian harus membayar sendiri jika ada acara makan-makan dengan papahku lain kali.” April mendekati bangku empat anak itu setelah meraih tas ranselnya, sok memasang wajah serius dan misterius.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai rejeté
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

ᕙ( ͡◉ ͜ ʖ ͡◉)ᕗ "Gue minta maaf buat malam itu. Gue hampir ngenalin lo, tapi lo keburu pergi." Aku ingin kabur, tapi kali ini kakiku tetap menjejak. Aku heran dengan pikiranku. Bukankah ini yang aku ingin? Bertemu Tama di reunian. Harusnya aku senang dan mengajak dia ngobrol. Bukan malah mati kutu dan nggak berkutik begini? "Nggak apa-apa," aku menggeleng. Nyatanya aku kesulitan menggerakkan lidah yang mendadak kelu di depan Tama.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 599 kali sebagai rejeté
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
MAAF

MAAF

Selembut JENANG Semanis GULA I love you, Pembacaku sayang .... *** Cerita ini sudah pindah ke n.o.v.e.l_t.o.o.n atau m.a.n.g.a_t.o.o.n Mohon maaf karena Thor tidak bisa melanjutkannya. Begitu besar penyesalan karena tindakan ini, tapi Pembaca tersayang masih bisa membaca cerita Thor yang lainnya di aplikasi ini. Masih ada : 4. TANYA HATIMU (END)
103.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai rejeté
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Ia tidak habis pikir jika sahabatnya ini masih bisa merecoki urusan pribadi seseorang, padahal dirinya sendiri sedang dalam keadaan bermasalah. Hans mendengkus mendengar pertanyaan balik dari Felix. Tentu saja ia paham maksud perkataan sahabatnya tersebut. “Barang yang sudah bosan digunakan sebaiknya memang harus dibuang sejauh mungkin agar nantinya tidak memenuhi tempat,” jawabnya memberikan pendapat. “Mungkin karena Helena tahu diri dan merasa sudah tidak digunakan lagi, makanya ia lebih memilih untuk resign atas kemauannya sendiri. Jadi, bukan aku yang memecatnya,” Felix menanggapi reaksi sahabatnya tak acuh.
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rejeté
Baca
+Pustaka
Alice

Alice

Nyusahin amat Alice Setuju nih gue| Gathajing |Gak anggota, gak ketua nya sama aja Alice Sama-sama cantik, ya gak ri? | Aurisat |Yoi emang kayak Gatha jelek Gathanjing |Gue cantik, sehat lahir batin bay the way kalau lo belum tau. Gathanjing |Buruan ke markas, gabut gue! Alice Bakar sekolah aja biar gak bosen| Aurisat
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai rejeté
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status