Antara Peran dan Perasaan
Malam itu, sebelum pulang, Nara menuliskan sesuatu di notes kecil miliknya:
“Dulu, aku datang ke sekolah setiap hari untuk diterima orang lain.
Hari ini, aku datang ke sekolah untuk menerima diriku sendiri.”
Ia menyimpan kertas itu di dompet.
Karena kadang, pengingat terkecil bisa menyelamatkan kita dari versi diri yang ingin kembali ke masa lalu.
Di rumah, Raydan menunggunya dengan secangkir cokelat panas.
Ia tidak bertanya apa pun.
Hanya menyodorkan minuman dan selimut.
“Aku baik-baik aja,” ujar Nara.
“Tapi malam ini... aku sadar, kita bisa sembuh dari kenangan tanpa harus melupakan.”
Bab Populer