Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak di Tubuh Istri yang Tak Dicintai

Terjebak di Tubuh Istri yang Tak Dicintai

"Kesadaran bukanlah jiwa, ia hanya pola." Aku menarik tangan dengan napas tersengal. Apa maksud perkataan pria tua itu? Leonard langsung mendekat. “Apa yang terjadi? Kau lihat sesuatu?” Aku mengangguk. “Memori residu… sistem ini masih menyimpan aktivitas lama.” Artinya fasilitas ini tidak pernah benar-benar mati. Ia hanya tidur menunggu aktivasi ulang.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
 Pernikahan 1 Miliar dengan Direktur Dingin

Pernikahan 1 Miliar dengan Direktur Dingin

“Demensia sulit sembuh, tapi ibu sudah mulai bisa mengingat memori lamanya.” Momen Viona yang mengingat Kenneth menjadi tanda bahwa ingatannya belum sepenuhnya hilang—bahwa dia masih mengingat sosok selain Kevin. “Oh, baguslah,” timpal Nael dingin. Sejak tadi ia berbicara, tak sedikit pun Nael menatap lawan bicaranya. Mata dan jarinya sibuk dengan gawai miliknya. “Kenapa? Kamu tumben bertanya tenang ibu?” Floryn bertanya penuh rasa penasaran.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Pada saat ini, sistem akhirnya menampilkan pengingat masuk, dan suaranya seperti suara alami. Saat Liu Jian berhasil masuk, dia tiba-tiba memiliki sebuah keterampilan di benaknya. Pikirannya bergerak sedikit, dan segera pengenalan keterampilan muncul lagi di bidang penglihatannya: "Ini tidak dilupakan - siapa pun yang menguasai keterampilan ini akan memiliki ingatan yang sangat baik, asalkan saat skill diaktifkan Anda tidak akan pernah melupakan apa yang Anda lihat dari waktu ke waktu, dan durasinya menjadi lebih lama seiring dengan meningkatnya kemampuan tuan rumah, saat ini adalah lima menit. Ada interval satu hari antara setiap peluncuran."
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

Aku dan Alex duduk menatap Mama. Mama mengeluarkan ipadnya dan menunjukkan tumpukan foto-foto masa lalu. Mama berkata kepada kami, "Level 4 atau biasanya disebut dengan Level Memoria atau Ingatan itu seperti kalian membuka album masa lalu. Banyak ingatan atau foto yang tidak berguna, namun kalian harus memilih salah satu foto yang berguna. Lalu ambilah foto itu dan injaklah, maka kalian akan masuk ke dalamnya seperti kalian ada di masa lalu."
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Unexpected Life

Unexpected Life

Ia terlihat tampan dengan menggeram ketika melihat pantulan wajah juga bibirnya. “Meńjijikkan!” Memori bagai suatu penampungan yang melekat dalam ingatan. Ia tak akan mudah dihapus walau kita mengalami kecelakaan sekalipun. Gudang memori akan terus muncul tanpa diundang ataupun disuruh. Ia juga tak bisa diperintah, mana yang mau kita lihat mana yang tidak. Cara kerjanya unik, sesuka hati.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Harus kembali fokus pada soal soal saja, seperti biasa. Aku menarik nafas untuk menenangkan pikiran dan fokusku. Aku membayangkan saat saat ketika kami berlatih beberapa minggu itu. Santai, seperti ketika kami berlatih bersama di bawah pohon di taman sekolah. Diskusi ringan dengan Ellen dan Stacy, dan bagaimana kami menggoda Bob waktu itu. Aku masih bisa merasakan kenangan itu di seluruh tubuhku. Aku harus berhasil kali ini. Memenuhi harapan mereka yang sudah percaya padaku. Akan kulakukan semaksimal yang aku bisa.
9.74.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Memori Yang Menghukum

Memori Yang Menghukum

Ia mencoba melawan rasa takut yang muncul bersama bayangan itu, tapi kenangan itu menyerang begitu kuat hingga ia merasa seperti terjebak dalam waktu. Di dalam memori itu, ia melihat dirinya duduk di lantai kamar mandi sebuah apartemen kecil. Tubuhnya gemetar, punggungnya bersandar pada dinding yang dingin. Di tangannya, ada ponsel yang terus bergetar—pesan masuk yang hampir semuanya berasal dari Leo. Suara ponsel yang bergetar di lantai dekatnya terus berulang-ulang, tetapi ia tidak beranjak untuk menjawabnya.
732 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status