Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mate

Mate

Aku kenapa sih, kok bisa lupa ingatan begini? “Oh ya, jangan panggil aku ‘om’. Aku bukan om-om.” pesannya. Aku tercengang mendengarkan penuturan laki-laki yang tak aku ketahui namanya. “Wira.” ujarnya tanpa menoleh dan tentunya tanpa menyodorkan tangan untuk berkenalan. “Ini ngajak kenalan, ya?” tanyaku sambil memiringkan kepalaku, soalnya si Om Wira ini fokus banget sama bukunya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Take Me Back to Switzerland

Take Me Back to Switzerland

Tunggu sebentar, mengapa Marsha bisa berakhir tidur bersama Karina? Marsha pun mengerjapkan matanya berkali-kali dan berusaha untuk mengingat kejadian yang ia alami tadi malam. Namun, hasilnya nihil. Marsha sama sekali tidak bisa mengingat satu pun kejadian yang ia alami tadi malam. Pengaruh alkohol yang terkandung pada wine berhasil memengaruhi pikirannya sehingga tidak tersimpan satu pun memori tentang kejadian tadi malam di otak Marsha. Di sebelahnya, Karina sendiri masih tertidur dengan nyenyak meskipun sinar matahari sudah berhasil menembus ke dalam kamar sepenuhnya.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Amnesia

Pura-Pura Amnesia

tanya Logan. Dokter Bern menggeleng kecil. "Maaf, itu bukan sesuatu yang dapat diprediksikan secara pasti. Ada yang bisa mengingat lagi dalam waktu singkat secara tiba-tiba, namun ada juga yang tak bisa mengingat dalam waktu yang cukup lama, bahkan selamanya. Yang pasti, berikanlah ia stimulus perlahan yang familier dengan masa di mana ia kehilangan ingatan tersebut agar dapat membantunya untuk mengingat lagi hal-hal yang mungkin ia lupakan sebelumnya. Untuk itu, peran Anda sebagai suami dan orang terdekat di sekitarnya sangat diperlukan di sini."
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Pamitan "Iya sana istirahat yang cukup. Jangan begadang gak bagus buat kesehatan kamu. Dah abis ini tidur ya" Pesan Rio "Iya Yo iya. Kamu juga istirahat gih" Ucapku "Iya. Good night Yo" Ucapku "Good night too Ify" Ucap Rio disebrang sana dan Rio juga mematikan telephone antara kita berdua. *** Sesuai apa yang dibilang oleh Rio semalem bahwa pagi ini Rio mau menjemputnya, Ify udah siap siap untuk sarapan dan berangkat sekolah. Dan sekarang Ify menuju ke lantai 1 untuk sarapan
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Disangka Masih Hilang Ingatan

Disangka Masih Hilang Ingatan

Aku ingin tahu, hari apa dan tanggal berapa sekarang. Akh sial! Mana tahu ini hari apa? Meskipun ada kalender, tapi aku tidak tahu. Memangnya kalender di ponsel! Langsung menunjukkan waktu dan tanggal hari itu juga. Tapi, pasti ada yang salah. Segera kuputar memori terakhir yang kuingat. *** __________ Flashback __________
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Remorse

Remorse

Tak bisa berkata apapun, sosoknya begitu berbeda dari biasanya. “Ya ampun aku lupa kalo hari ini tuh pelajaran olahraga, mana gak bawa seragam pula, aduh gimana nih?” gumam Nadya pelan sembari memijit pelipisnya dengan perasaan frustasi. “Padahal baru dikasih tau kemarin, ko udah lupa aja sih,” rutuknya lagi untuk yang kesekian kalinya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
(UN)REMEMBER (Indonesia)

(UN)REMEMBER (Indonesia)

Pada akhirnya Esa selalu menjadi penyebab mudahnya air mata Ara untuk jatuh. "Tapi Ra, bagaimana denganmu?" tanya Mira khawatir dan membawa adiknya itu kedalam pelukannya. "Aku bisa tinggal di rumah ibu. Saat aku kehilangan ingatan terbaruku, aku tetap masih mengingat dimana aku tinggal dan siapa keluargaku, intinya aku mengingat masa laluku. Jadi aku rasa aku akan baik-baik saja. Selama ini jika bukan berakhir di rumah ibu maka aku akan berakhir di tempatmu. Selalu seperti itu. Dan nanti jika ingatanku pulih kembali, aku bisa menemui Eusa diam-diam atau menyuruhnya datang ke rumah ibu jika dia tidak keberatan."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

Reno menjeda kalimatnya. "Kalau di sini, aku bisa masakin kamu. Spesial buat kamu seorang. Hotel ini punya mamaku," jelas lelaki itu panjang lebar. Mata Alisya membola. Bukan karena pernyataan bahwa hotel mewah itu milik orang tua Reno, tapi karena kata 'spesial' yang lelaki itu ucapkan. Apa ia tidak salah dengar? Benarkah Reno mengatakan kalau dia spesial?
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Simpanan

Simpanan

tanya Miranda dengan nada yang meremehkan. "Kau yang lebih tau dari siapapun, Miranda. Bukankah kau tau siapa dalang di balik ini semua? Aku rasa kau tidak hilang ingatan!" "Kau ini bicara apa? Aku bahkan harus menyembunyikan hal ini pada ayahmu. Kau harusnya berterima kasih padaku. Sepertinya kau benar-benar tidak ingin siapapun mengetahui kebusukan dari dalam dirimu ya?" ledek Miranda.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai remembers
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status