Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUKRAMANGALA

SUKRAMANGALA

Ia hanya tersenyum tipis, sementara Andrew terlihat melambaikan tangannya dengan antusias. Para wanita yang ada di dalam ikut turun sambil menarik kopernya. Mereka berkumpul di belakang Sandra sambil menyalangkan tatapan mereka kesekitar. Bumi terlihat seperti Venus, tetapi pohon-pohonnya lebih lebat, bandara luar angkasanya juga terlihat sangat usang, walaupun masih bisa untuk digunakan. Bumi terasa sunyi dan senyap. Hanya ada suara kicauan burung yang menghiasi langit biru lembut dengan gumpalan putih. Udaranya terasa segar dan bersih, bahkan lebih bersih dari Mars dan Venus. Bumi yang seperti inilah yang diharapkan oleh para manusia puluhan tahun lalu, tetapi mereka justru menjadi penghan
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai resensi bumi manusia
Baca
+Pustaka
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

Kinan mencoba tersenyum, meski bibirnya terasa kaku seperti plastik. ​"Tapi dia mirip Bumi, Bu," lanjut Bumi dengan nada datar yang mengerikan. "Mata dia kayak mata Bumi. Dia bilang... dia bilang Bumi harus benci Ibu karena Ibu yang bikin dia dikurung di sana. Siapa dia, Bu? Di mana Ayah Bumi yang asli?"
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai resensi bumi manusia
Baca
+Pustaka
Mafia's obsession

Mafia's obsession

“Aku dapat sinyal sisa. Ayo kejar.” --- Mereka tiba di fasilitas bawah tanah tersembunyi, terhubung dengan sistem air tua Eden. Di dalam, beberapa ilmuwan tampak sedang memindahkan tabung-tabung berisi cairan hijau—dan sesuatu yang hidup di dalamnya. “Replika biologis,” gumam Leo. “Dia membuat salinan manusia.” Rania, yang memandu dari jarak jauh, menjelaskan melalui alat komunikasi, “Ini program ‘Resonansi’. Rencana lama Enrico untuk menciptakan manusia ideal berdasarkan gen terbaik dari Silsilah.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai resensi bumi manusia
Baca
+Pustaka
My Baby Husband

My Baby Husband

Sekarang, gadis yang dulu mati-matian dibenci itu justru berada di sisinya, menghibur dan menguatkan. Sembari mengusap air mata, Yota pun berkata, "Terima kasih, Bumi Terima kasih banyak. Kami banyak melakukan kejahatan ke kamu tapi kamu masih di sini." Bumi menipiskan bibir lantas menggenggam tangan Yota begitu erat. "Kamu tidak perlu berterima kasih. Aku hanyalah manusia biasa. Kita juga semuanya sama. Ada kalanya kita serakah dan tidak peduli dengan apa pun. Terkadang juga tersulut emosi kala situasi sedang sulit. Kita juga butuh melampiaskan rasa frustasi dengan menyalahkan orang lain. Itu manusiawi, Yota. Yang membedakannya adalah takaran saja. Ada normal dan tidak."
9.8180.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai resensi bumi manusia
Tampilkan Ulasan (127)
Baca
+Pustaka
Lilis Sri Wahyuni
kak na jangan sampai pelakor masuk dalam hubungan Rey dan bumi. biarpun milea ngejar2 Rey dan Sakha ngejar2 bumi yang penting hati Rey dan bumi tetep setia dan gak ngasih kesempatan ulat dan cacing merusak hubungan mereka
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Pesona Kekasih Rahasia Anak Asuh Presdir

Pesona Kekasih Rahasia Anak Asuh Presdir

Ola bahkan bisa merasakan sesuatu yang keras menubruk bagian bawah punggung ketika Bumi kian merapat. "Kak.... " rintih Ola saat tangan Bumi menangkup dadanya. =========== Makasih buat respons teman-teman kemarin yak. Tenang ya, aku nggak akan merusak PESONA SERIES di Goodnovel. Kalau pun ada novelet masa lalu Kavia-Erland nggak bakal aku publish di sini. Hehe. Yang penting sekarang kita lanjut Bumi-Ola dulu sampe tamat. Dan mohon dukungan ya teman-teman. Yang belum komen di cover depan, masih aku tunggu loh. Ayo bikin bintang Bumi-Ola nyala di sana. Keknya banyak nama-nama baru muncul di komen kemarin. Yuk ah! Lanjut geber!
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai resensi bumi manusia
Baca
+Pustaka
Cucu Kegelapan

Cucu Kegelapan

“Versi yang lain mengatakan bahwa ia sebenarnya adalah sesosok roh paling kuat dari Bumi Keempat—dunia para roh—yang kemudian merasuki raga seorang manusia sekarat saat ia masuk ke Bumi Pertama. Roh itu lalu memutuskan untuk membentuk peradaban di Bumi Kedua yang tanpa manusia. Sedangkan, versi terakhir mengatakan, Giris adalah manusia dari Bumi Pertama yang mampu mengunjungi dua dunia, dan memiliki kemampuan mengendalikan sesuatu. Sepertinya orang-orang cenderung percaya dengan versi roh, sebab lebih masuk akal.” Venus mengangguk-angguk paham. Jika Lan dan Meres juga menyimak penjelasan bocah bayi ini, mereka tak memperlihatkannya. Mungkin mereka memang enggan bersusah payah menjelaskan hal
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai resensi bumi manusia
Baca
+Pustaka
Re:Diva dari Gaia

Re:Diva dari Gaia

“Jadi mau bertanya apa? Mumpung bisa dicicil sekarang. Intinya semua ini untuk dia yang ada di dalam tubuhku. Juga rencana ayah untuk membuat tatanan dunia yang baru.” “Apakah Bumi akan hancur bila semuanya terwujud?” tanya Madania. Pertanyaannya membuatku terdiam. Dalam diriku aku masih bingung. Benarkah bila menghancurkan Bumi lalu membentuk Bumi yang baru lagi dengan mahluk hidupnya yang baru keputusan yang benar. Atau memilih memurnikan Bumi dan aku serta Diva yang akan menderita banyak dalam memurnikan Bumi. Tetapi manusia selamat dan akan hidup bersama makhluk hidup yang baru?
93.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai resensi bumi manusia
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

sahut Bara. "Jadi kau mengakuinya juga ya? Aku beritahu sedikit tentang Ras Dewa Bumi. Kami memiliki tubuh yang keras seperti batu. Bahkan kulit kami bisa dikatakan kebal terhadap berbagai serangan. Meski kami merasa sakit, tapi seperti yang kau lihat,wajahku baik-baik saja meski kau baru saja menghajarnya. Itu salah satu kelebihan Dewa Bumi. Dan kelebihan lainnya, itu akan kau ketahui saat kita menggunakan tenaga dalam," kata Pangeran Amiri.
1076.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai resensi bumi manusia
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Baca Semua Ulasan
Terjebak Dalam Tubuh Raja Tiran : Menjadi Penyelamat Manusia

Terjebak Dalam Tubuh Raja Tiran : Menjadi Penyelamat Manusia

Hati nurani meminta keadilan harus ditegakkan, dia menyadari kalau hukuman untuk adik Permaisuri menjadi pukulan telak untuk istrinya “Kalian berikan makanan manis untuk Permaisuri,biar tangisan meredam,” Agus berjalan pergi ke kantor Panglima, dengan suasana hati yang gamang. Panglima memberi hormat kepada Raja, Agus melihat banyak sekali dokumen yang sedang disusun oleh prajurit. “Paduka kita sudah menemukan orang yang menjual bubuk mesiu” sahut Panglima. “Kamu segera investigasi penjual itu dan cari tahu siapa saja yang membeli,”
221 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai resensi bumi manusia
Baca
+Pustaka
Dinikahi Calon Suami Mama

Dinikahi Calon Suami Mama

“Om Bumi sebenarnya kenapa? Diem aja dari tadi kayak manusia yang dikasih nyawa, tapi fungsinya cuma buat napas, ngedipin mata sama jalan doang.” “Bosan?” “Cape?” “Nggak suka nemenin aku di sini?” “Yaudah, mending pulang aja deh kalau kayak gini.” Renjana berbalik hendak melangkah melewati. Namun, Bumi lebih dulu menangkap pergelangan tangan itu. Menahannya. “Kita sudah menghabiskan perjalanan berjam-jam, masa secepat itu mau pulang.”
1023.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 676 kali sebagai resensi bumi manusia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status