Kekasih Suamiku
Ia memilih untuk mengikuti alur yang sedang Bayyu jalankan.
“Oh, ya, pesen makan dulu aja, ya,” tawar Bayyu sambil memanggil pelayan resto. Setelah memilih beberapa menu utama dan hidangan penutup serta minuman, mereka melanjutkan obrolan yang sempat tertunda. Akhirnya, setelah beberapa saat, hati keduanya mencair. Beberapa amarah yang menutupi hatinya belakangan ini mendadak terlupa. Mereka bak sepasang kekasih yang sedang meraup madu asmara. Tawa renyah bersama, senyum merona, desir bahagia, menghinggapi keduanya.