Murid Kesayangan
kataku.
"Benernya, ya, kalau mau jujur, aku juga pengin kangen-kangenan gini. Sayang aja keduluan kamu, Josie." Resti menepuk-nepuk pipi Josie.
"Apaan? Kamu lambat, sih." Josie membalas, menepuk-nepuk kening Resti.
"Ya, itu yang pertama, Yang kedua, aku udah kadung terjerat cinta calon dokter, jadi gimana?" Resti memainkan mata dan alisnya.