Istri Pengganti CEO Arrogant
Rinda, teman sekerjanya, menatapnya dengan tatapan khawatir.
Riana menoleh pelan, tatapannya masih samar. Seperti orang yang baru saja kembali dari labirin pikirannya sendiri. “Iya, Rind. Aku lupa, di dalam jok ada jas hujan atau tidak. Semoga saja setelah jam lima nanti, hujan berhenti.”
“Biasanya sih, kalau pagi mendung begini, siang sampai sore hujan. Tapi ya, aku bukan pawang hujan.” Rinda tertawa kecil, cengirannya berusaha mencairkan suasana.
Hot Chapters