Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

2 “Anda seharusnya tidak hidup Tuan Axton.” Axton sontak mundur beberapa langkah. Sambil memegangi pisau lipat yang berhasil menusuk perutnya itu, ia mengigit lidahnya, menahan rintihan kesakitan. “Aku tidak akan mati dengan mudah sialan,” desisnya tertahan, napasnya berubah menjadi putus-putus. Bola mata Robby agak terkejut melihat Axton mencabut pisau lipat itu, melemparkannya ke sembarang arah. Kemudian bibir Robby menyunggingkan senyum sinis.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 430 Times as robin's lost axe
Read
+Library
Permainan Gila Kakak Angkatku

Permainan Gila Kakak Angkatku

jawab Kevin. Robin mendengar itu menarik nafasnya,dia memejamkan matanya sejenak. "Kevin aku sudah banyak kehilangan hartaku, bahkan keluargaku sudah hancur, aku sama sekali tak memiliki sebuah martabat lagi, repurtasi aku benar-benar hilang." ujarnya lalu Robin menatap Kevin dengan mata yang seperti ingin di belas kasihani. "Lalu apa yang kamu inginkan lagi dari ku?" lanjut tanya Robin.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as robin's lost axe
Read
+Library
TABIB CANTIK MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN

TABIB CANTIK MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN

Napasnya tercekat di lorong tenggorokan menahan sakit luar biasa dari tangan yang tak berhenti mengeluarkan darah. Satu langkah, Axel berjalan mendekati pohon tempat Roxy bersembunyi. Roxy semakin merapatkan tubuh pada batang pohon. Andai bisa mengubah diri menjadi bunglon, Roxy pasti sudah berkamuflase dengan batang pohon. "Hilang ke mana manusia satu itu," gumam Axel kehilangan jejak, tak terlihat tetes darah lagi di tanah. Kilau dari pedang yang terkena cahaya rembulan membuat nyali Roxy menciut. "Jenderal tengik, kenapa belum pergi juga?" gumam Roxy dari balik pohon mengintip.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as robin's lost axe
Read
+Library
Ahli terhebat di Kota Dumai

Ahli terhebat di Kota Dumai

"Dasar pecundang, semuanya pecundang!" Robin terus berteriak karena marah dan terus menghancurkan barang-barang di sekitarnya. Orang-orang yang berdiri di sampingnya menundukkan kepala dan tidak berani berbicara. "Aku sudah mengatur begitu banyak cara dan masih gagal membunuhnya, jadi apa gunanya kalian semua?" Robin sangat marah dan bisa dikatakan kali ini dia menderita kerugian besar. Dia benar-benar murka.
9.664.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as robin's lost axe
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status