Pendekar Salah Zaman
Tanpa banyak bicara, dia mulai mengangkat barang-barang lain dari dalam dan membawanya keluar dengan ringan, rapi, seolah tidak ada beban sama sekali.
Agung dan Rangga lanjut mengangkat kasur sambil tetap berdebat.
“Ini prana, nyet. Gue serius,” kata Agung, masih yakin.
Rangga menghela napas panjang.
“Ini bukan prana. Kita ngangkat berdua, beban kebagi dua. Gak usah aneh-aneh lah, Gung.”
“Lu mah terlalu sains banget,” balas Agung.
Bab Populer