Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wanita Masa lalu SANG CEO

Wanita Masa lalu SANG CEO

panggil Rose sambil bergaya nakal. Arthur langsung merasa tidak nyaman saat melihat Rose yang berada di ambang pintu. Rose tidak mengenakan sehelai benang pun, dan aroma alkohol sangat kental di udara. "Rose, apa yang kau lakukan di sini? Dan kenapa kau dalam keadaan seperti ini?" tanya Arthur dengan dingin. Rose pun bergelayut pada pintu, "Aku merindukanmu, Arthur. Apa salahnya kalau kita merayakan di malam terakhir kita di Paris?"
1014.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 474 Beses bilang roses and champagne ch 82
Read
+Library
Bangun Sebagai Putri Sang Penguasa

Bangun Sebagai Putri Sang Penguasa

Satu tangan Rosalie langsung menutup mulut saat menyadari betapa indah persiapan pria itu untuknya. Meja makan dilapisi sebuah kain putih menjuntai di sekelilingnya. Ada banyak lilin kecil ditata di bagian atas meja. Dua buah gelas yang berdiri berseberangan dengan cairan berwarna merah pekat terlihat mencolok. Kontras sekali dengan segenggam mawar yang dimasukkan ke dalam vas transparan. “Oh, tenang saja. Itu hanya jus. Aku tidak ingin mabuk untuk malam ini.” Liam menyebutkan dan Rosalie pun langsung tertawa.
1013.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 262 Beses bilang roses and champagne ch 82
Read
+Library
Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Pesan dari Matteo: [Foto dua botol champagne Dom Pérignon dan setangkai mawar merah di atas ranjang] "Aku beli champagne favoritmu. Aku pulang besok. Maafkan aku, sayang." Isabella tertawa, suaranya pahit seperti kopi tanpa gula. Champagne favoritnya? Dia bahkan tidak suka champagne. Jadi, siapa yang menyukai Champagne. Iya, dia memang meminumnya di acara-acara formal dan champagne Dom Pérignon yang dia pilih, tapi bukan berarti dia menyukainya, kan?
1028.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang roses and champagne ch 82
Read
+Library
Mendadak dipinang Ustaz Idaman

Mendadak dipinang Ustaz Idaman

Bab 92 *** Keesokan paginya ruang rawat Chacha terasa jauh lebih nyaman. Aroma soft rose dari diffuser selain membuat ruangan jadi harum juga udara terasa lebih bersih. Lalu Chacha sedikit memiringkan kepalanya, ada dua buket bunga baby breath dan mawar putih di sana. Dua bola mata sayunya terus mengitari sekitar. Nara pasti sedang shift pagi dan bisa ia tebak siapa yang sudah berusaha mendekorasi kamar rawatnya.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang roses and champagne ch 82
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status