AKIBAT HASRAT TAK TERBENDUNG
pinta Reyhan.
"Gitu ya, Pak. He he he," jawabku.
"Tuh, kan panggil Bapak lagi," timpalnya.
"Maaf Pak, eh, Mas Rey," jawabku kagok.
"Nah, gitu dong," ucap Reyhan.
"Itu, Pak, eh Mas, rumah kostan saya, berhenti saja depan gerbang gak usah masuk ke halaman," ucapku.
"Baik Mbak," ucap Reyhan.