Pacar Toxic
Beliau sempat protes, setelah tahu anak gadisnya tinggal bersama para pekerja laki-laki.
"Kok, semuanya laki-laki, Luk? Perempuannya mana?" Protes Ibu kala kuajak ke tempat tinggal sementara kami, rumah yang disewa perusahaan, untuk semua pekerja termasuk aku.
Rumah dua lantai itu berfungsi sebagai kantor, sekaligus tempat istirahat kami. Lantai dua kugunakan untuk kantor, sekaligus kamarku berada. Sementara lantai satu untuk semua pekerja. Jadi, masih terpisah meski satu rumah, tidak campur baur nggak jelas gitu. Namanya di proyek, apalagi bertempat di pulau kecil, harus bisa hidup dengan fasilitas seadanya. Di sini kerja, bukan liburan.
Chapitres populaires