Resiko Pekerjaan Pengasuh Menyusui
Setelah nyonya menyuruh yang lain pergi, barulah dia berbicara dengan lemah, “Aku nggak ada ASI dan ibuku nggak mengizinkan kami memberi susu formula untuk si kecil. Makanya kami mencari pengasuh bayi, agar ada yang bisa menyusui anak kami. Kalau kamu keberatan, aku juga bisa mengerti. Aku bisa cari yang lain.”
Dia mengatakannya dengan sangat terus terang. Aku ragu sejenak, tapi mengingat kondisi keluargaku, aku pun terpaksa menyetujuinya, “Aku bersedia.”
Begitulah, aku pun mendapatkan pekerjaan ini. Tugas harianku sangat mudah, makan tiga kali sehari dan pekerjaan rumah sudah dikerjakan oleh orang lain, bahkan makanan yang kukonsumsi sekarang sudah diatur oleh ahli gizi khusus.