Istriku Pemalas
“Selama dia nggak tahu, aman lah. Lagian, ngapain jadi beban dia. Aku kan belum sah jadi istrinya. Nanti malah jadi kebiasaan bergantung. Mumpung dia masih ada kontrak 1 tahun lagi, jadinya aku kerja dulu. Selain dapat tambahan uang, juga tidak dipandang sebelah mata oleh calon mertua. Gini gini aku kan juga pekerja keras. Mbak kerja di mana memangnya sekarang?”
“Di kawasan Industri, Ti. Aku kerja di perusahaan kosmetik, baru beberapa minggu di sana sih.”
“Wah, keren. Pantesan sekarang tambah glowing. Aku denger denger Mas Ardhan udah nggak tinggal di rumah yang dulu ya?”
“Iya. Rumah lama udah kosong, kami tinggal di rumah Ibu. Aku sama Laila memilih tinggal sama Ibu biar cari aman dan tenan
Hot Chapters