Simpanan Ayah Sahabatku
Gadis menatapnya, jantungnya berdebar kencang.
“Aku... bukan orang biasa,” ucap Mahen perlahan. “Aku adalah Mahendra Baskara. CEO dari perusahaan besar di Jakarta, Baskara Group.”
Gadis membeku.
Kata-kata itu seperti menggema di kepalanya. “CEO...?” ulangnya dengan suara nyaris tak terdengar.
Mahen mengangguk, menatapnya lembut. “Aku punya perusahaan yang bergerak di banyak bidang. Aku punya rumah di kota, punya orang-orang yang bekerja untukku."