Kuli Gagah Spesialis
"Tidak apa-apa. Saya bisa menunggu selama apa pun. Terima kasih banyak atas kerja keras Anda, Dokter."
"Ini sudah menjadi tugas saya. Omong-omong, kopi di ruangan Bapak ini aromanya sangat khas. Kopi lokal, ya?" tanya Sisca dengan santai, mencoba mencairkan suasana agar obrolan tidak terlalu kaku.
"Ah, iya. Ini kopi robusta dari kebun teman saya di daerah Jawa. Kalau Dokter mau, saya bisa minta pelayan buatkan satu cangkir," tawar Wildan ramah.