Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dalam Pelukan Sang CEO

Dalam Pelukan Sang CEO

"Kamu mau aku membuatkan puisi setiap hari untukmu? Aku tidak pandai bermain kata, karena aku bukan seorang pujangga." "Tidak harus menulis puisi kok, Sayang. Kamu adalah puisiku itu sendiri. Kamu hanya bilang cinta padaku dan mengecup pipiku setiap pagi pun itu sudah membuatku sangat bahagia. Kamu memang tidak pintar bermain kata, tapi kamu pintar bermain dalam pikiranku." Wajah Sarah langsung merona dibuatnya. "Hubby, sepertinya kamu yang cocok jadi pujangga. Lihat saja gombalan kamu itu membuat wajahku jadi merona," kata Sarah.
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 548 Times as sajak puisi
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

"Adek tunggu sebentar ya, Mas panasin dulu!" Walaupun di market place ada beberapa penjual yang menjual makanan serupa, akan tetapi bukan itu yang kuingin. Aku menginginkan ransum jatah Mas Adry selagi ia mengikuti kegiatan militer. Kini, aku baru merasakan betapa cerewetnya orang ngidam. Dulu, sewaktu masih bekerja. Temanku sangat menginginkan ikan samu ( ikan fermentasi dengan garam dan beras tumbuk yang telah di sangrai). Anehnya, ia sangat menginginkan ikan yang langsung diolah oleh orang asli pahuluan. Menurutnya, ikan samu asli pahuluan lebih nikmat. Beberapa saat kemudian, Mas Adry kembali membawa makanan kalengan itu. Ia juga membawakan segelas susu imukal TNI.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as sajak puisi
Read
+Library
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Setelah beberapa saat, dia bertepuk tangan dengan keras sambil memuji, "Puisi yang bagus. Sungguh indah, luar biasa." "Tentu saja." Arjuna tersenyum. Puisi itu adalah mahakarya seorang penulis, ahli filsafat dan penyair kuno zaman Dinasti Ratungga, Sapardi. Bagaimana mungkin tidak luar biasa? "Ribuan gunung tak ada burung, ratusan jalan jejak manusia pun sirna ...." Pria tua itu masih menggumamkan puisi Arjuna. "Puisi yang sangat indah, apa judul ...." Ketika lelaki tua itu tersadar dan ingin bertanya kepada Arjuna tentang judul puisi itu, Arjuna sudah pergi.
9.3430.3K viewsCompletedAdded to Library 13.8K Times as sajak puisi
Show Reviews (65)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Read All Reviews
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

"Hmmm, mengapa aku selalu merindukannya? Namanya selalu bertahta di dalam hati dan pikiranku. Di tengah kegalauannya, Raidi menulis puisi untuk teman lamanya itu. SAJAK SANG KEKASIH Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku
2.6K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as sajak puisi
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Di sana, tertulis dengan tinta hitam yang masih basah: "AKU INI BINATANG JALANG" "Apa-apaan ini?" gumam Sori. Awalnya ia merasa kata-kata itu kasar, aneh, dan tidak sopan untuk sebuah puisi. Namun, semakin ia menatapnya, semakin ia merasa hatinya tersayat. Kata-kata itu meledak dengan semangat pemberontakan, kesepian, dan kejujuran yang brutal—hal-hal yang tidak pernah ia temukan dalam puisi-puisi kekaisaran yang membosankan dan penuh basa-basi.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as sajak puisi
Read
+Library
STARMOON

STARMOON

Mansion Biru, Ibu Kota Peterburg Untukmu, suaraku yang halus dan lelah Mengusik kebisuan larut dari malam gelap Lilin yang sedih di dekat peraduanku Bersinaran; sajak-sajakku, bersenyawaan dan berdeburan, Beraliran, anak sungai kasih sayang, beraliran, dijejali olehmu Dalam kegulitaan matamu bercahayaan di depanku,
103.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as sajak puisi
Read
+Library
Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Sabun berbusa tapi ia tidak peduli. Kata-katanya canggung, tata bahasanya salah, rimanya tidak jelas, tapi tulus. "Mata Raisa seperti bintang di langit Bandung". Ia tertawa waktu itu, bilang itu puisi paling konyol yang pernah ia dengar. Tapi ia simpan sampai sekarang di laci. Lipat rapi. Seperti artefak dari kehidupan lain. Sekarang satu-satunya puisi yang kau tulis adalah laporan keuangan. Angka dan grafik. Tidak ada ruang untuk perasaan.
19.0K viewsOngoingAdded to Library 608 Times as sajak puisi
Read
+Library
Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

Dia terkejut dengan kedatangan pria yang dikenal sebagai perjaka tua di kampung ini. "Kamu masih berani memperlihatkan muka padaku setelah gagal bayar hutang?! bentak Pak Wira. "Jangan ambil kambing itu, beberapa bulan lagi harganya akan naik. Saya rasa cukup untuk membayar semuanya," "Bukan urusanku. Emangnya aku lembaga amal?! Sana pergi!" usir Pak Wira.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as sajak puisi
Read
+Library
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

"Puisi, karya sastra yang mengungkapkan perasaan, isi hati, dan juga pikiran. Juga bisa diambil dari sebuah pengalaman hidup. Puisi sebuah syair yang mengandung makna.” Para siswa memperhatikan Guru yang menjelaskan tentang puisi. Guru juga membacakan beberapa puisi, tentang perjuangan seorang jenderal dan juga puisi tentang romansa. Setelah menjelaskan tema pelajaran hari ini, Guru menutup bukunya. "Sekarang giliran kalian. Ambil kertas, dan kuas." Guru kembali ke mejanya. "Tulis satu puisi. Temanya tentang perjuangan.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as sajak puisi
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.6K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as sajak puisi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status