Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi beraroma kuat yang aku sukai, asam dan pahit menyatu dalam pekatnya ampas. Kopi ini tumbuh berupa semak-semak berdaun hijau lumut yang menghasilkan biji-biji kecil berwarna hijau lalu berubah menjadi merah ketika siap untuk dipetik. Kopi khas Malayaka, ditanam oleh suku yang binasa. Aku menghela napas sejenak. Mereka benar-benar suku yang hebat. Aku sangat berterimakasih atas kopi mereka.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang CEO

Jerat Cinta Sang CEO

“Pak, kami mau mampir ngopi-ngopi dulu di sini, nggak apa-apa nunggu?” “Boleh. Silakan, Mas. Saya nunggu nggak apa-apa.” Keduanya mengangguk. Yudhistira lantas meraih tangan Julia untuk digandengnya, lalu mereka berjalan menuju salah satu agrowisata yang tak jauh dari lokasi mereka. Agrowisata itu menjajakan aneka olahan kopi. Mulai dari kopi arabika sampai robusta. Bahkan mereka juga menjual kopi luwak andalan mereka. Dan Yudhistira tertarik untuk mencicipinya.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
Janji Manis Putra Mahkota

Janji Manis Putra Mahkota

Nada bicaranya terjaga lembut, mengingatkanku saat dia bicara dengan Karina. “minum!” Daniel sedikit memaksa karena Branchette terus menolak barang pemberiannya. “gluk! Gluk!” Branchette minum dengan cepat. Susu bercampur kopi itu sangat lezat. Kalian tidak perlu menghirupnya pelan-pelan seperti kopi. Karena pada dasarnya itu adalah susu dengan campuran kopi, bukan kopi yang dicampur susu. Paham kan? Susu adalah tuan rumahnya dan kopi adalah tamu yang menambah cita rasa tuan rumah. Minumnya tentu harus cepat seperti meminum susu putih sebelum tidur.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
MISTERI CINTA CEO TAMPAN

MISTERI CINTA CEO TAMPAN

Begitu sampai, aroma khas kopi menyambut mereka. Seorang barista ramah menyapa mereka. "Selamat malam! Ada yang bisa saya bantu?" Mikha mendekati etalase biji kopi. "Kami mau cari biji kopi Ethiopia yang bagus. Ada rekomendasi?" Barista itu tersenyum. "Tentu. Kami punya Ethiopian Yirgacheffe dan Ethiopian Sidamo. Keduanya punya rasa yang unik. Yirgacheffe lebih floral dan fruity, sedangkan Sidamo lebih earthy dan sedikit coklat."
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jawab Mas Gala dengan antusias. “Oh, ya?” Lara pun menanggapi dengan antusias pula. “Kalau gitu kamu harus cobain kopi paling enak di daerah aku.” Lanjutnya. “Kopi apa namanya?” tanya Mas Gala. “Kopi alraya, “ Jawab Lara, “Pernah denger nggak?” Lanjutnya. “Alraya …” Mas Gala berpikir sejenak, “Kayaknya pernah denger, nggak asing.” Lanjutnya.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Menikah

Teman Tapi Menikah

kata Ksatria begitu turun dari mobil. “Bawa apa?” “Macem-macem,” jawab lelaki itu. Ksatria membuka bagasi dan memperlihatkan barang bawaannya. Dengan bangga, lelaki itu membuka cooler boxdan memperlihatkan kopi, soda, susu, teh, air mineral, dan minuman lainnya di dalam sana. “Pilih gih mau minum apa,” tawar Ksatria. “Kamu borong minimarket?” tanya Rinai sambil mengambil Aqua dingin dan Teh Kotak yang ada di sana.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
Selingkuhanku Lebih Menggoda Dari Pada Suamiku

Selingkuhanku Lebih Menggoda Dari Pada Suamiku

Minuman kemasan yang dia minum hanya sebatas kopi susu atau minuman rasa. "Yakin?" "Hm." "Baiklah." Saquyna mengira Gusti akan melepaskan pelukan lengannya tapi pria itu justru menyorongkan kepalanya hingga menyentuh rambut tergerai Saquyna. Saquyna menyadari jika Gusti sedang mengendus aroma shamponya. "Suka lemon?" "Lumayan."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

cetus Anita. Lendra tertawa lirih mendengar ucapan Anita. “Oh iya Bu, kemarin Ibu buat kopi yang bagaimana untuk pak Sagara?” tanya Lendra. “Kopi hitam sama gula saja sih. Kenapa memang?” “Coba buat variasi lain deh, Bu. Tambah es batu, atau susu. Mungkin pak Sagara minta kopi yang seperti itu.” Pikiran Anita pun langsung terbuka usai mendapat saran dari Lendra. Ia baru kepikiran hal itu.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
KEKASIHKU SUPERSTAR

KEKASIHKU SUPERSTAR

“Hanya untuk menenangkan diri, lagipula kopi Robusta di Solaria terkenal enak.” “Baiklah, sepuluh menit lagi Zacky akan menemuimu di sana.” “Oke.” Luna melepas kalung itu dan dia buru-buru menyambar tas untuk keluar dari apartemen, pergi ke Solaria.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Matanya meneliti satu per satu produk yang tersusun rapi di sana. "Coklat atau strawberry, As? Atau mau ini nih? Yang rasa jeyuk?" Suara Bayu membuat beberapa orang menoleh ke arah mereka lalu tersenyum. Begitupun Asih yang merasa hangat menjalar di wajah dan tubuhnya, hingga tak sadar membuat kedua pipinya merah bak udang rebus. Bayu meletakkan beberapa kotak susu dengan varian beragam. "Biar nggak bosen sama satu rasa," ucapnya kembali mendorong kereta belanja itu ke arah lain.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai sastra kopi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status