MADU SATU MERTUA
tanyaku mencairkan suasana, saat wanita itu menata piring dan maskaan di atas tikar.
“Anakku satu, Mbak. Umurnya dua tahun. Tadi pagi diambil neneknya, mertuaku, ke rumah dia,”
“Oh, begitu. Sayang sekali ya, mertua kamu sama cucunya?” tanyaku lagi.
Maryam hanya tersenyum malu. Ia lalu menanyakan tentang anak-anakku.
“Pertama Naline, kelas empat. Yang kedua, Raline, kelas satu.”
Bab Populer