Ketika Kepala Preman Mencintai Ustadzah
jelas Zhalika, setengah berbisik.
"Ya sudah, kita balik saja jika begitu. Nanti lain waktu, kita kemari lagi," ujar Sadewa, Zhalika pun mengangguk, menyetujui.
Sementara si Bibik, masih berdiri terdiam di depan pintu, sembari memperhatikan Sadewa dan Zhalika.
"Ada apa, Bik?" Seorang wanita cantik, sekitar usia 30-an, muncul di belakang si bibik, menegur pekerjanya tersebut, dan langsung menoleh kepada Zhalika dan Sadewa.