Wagiman
ucap Sari cukup keras.
Mendengar sapaan Sari membuat aku sangat terkejut, aku lalu melihat ke arah Sari karena sebelumnya aku sibuk melihat ponselku dan ternyata benar yang di sapa oleh Sari adalah Kina. Kina hanya menjawab pertanyaan Sari dengan beberapa kata yang tidak aku dengar sembari mengangguk lalu masuk ke dalam kos, saat ini aku merasa akan ada masalah besar. Aku hanya bisa diam sebari mencoba menenangkan diri, tidak lama setelah itu Kina keluar lagi dari kos dan pamit hanya dengan meninggal senyuman ke aku dan Sari, aku tidak tahu apa arti dari senyuman Kina.
“Tahu Kina kan yang?” tanya Sari dengan polosnya.
Hot Chapters