Rasaku Ditelanjangi
AYURIayah aku rindukadang ku kuat setegar karangbuah hatiku penyemangatkugambar ibu aku lelah
Sinar matahari siang menyusup masuk, memantulkan cahaya di lantai keramik putih.
Aku duduk di tepi ranjang. Membuka ponsel. Mengetik cepat.
Aku (13.19): Kamar 204. Dekat tangga. Sekarang.
Pesan itu terkirim tanpa titik. Tapi rasanya seperti dentuman kecil yang mengguncang isi dadaku.
Tiga menit kemudian, pintu diketuk dua kali. Pelan.
Aku bangkit, membukanya setengah, lalu membiarkannya masuk.