Kronik Negeri Nusa
Setelah melepaskan dan mengucapkan selamat tinggal pada Guna, Taksha berjalan keluar menuju ruangan kecil yang tembuknya diukir dengan relief para kesatria, dihadapanya, diatas meja jati kecil, terpajang Keris Antaboga miliknya, asap wangi yang berasal dari pembakaran kayu menyan tercium semerbak diruangan itu, Taksha mendekat dan mengambil Antaboga, ia lalu mencabut keris itu dari warangka atau sarungnya yang diukir dan bersepuh batu mulia berwarna merah, dilihatnya bilah keris berbahan campuran logam dan batu angkasa itu mengkilat dibawah cahaya lilin sementara ulu atau pegangan Antaboga berbentuk seekor naga sesuai dengan namanya, Taksha mengangkat keris diatas kepalanya sebagai sebuah ge
Hot Chapters