SAY YES, PLEASE
Orang gila sungguhan.
Sampai saat mataku spontan menutup, kurasakan sepasang tangan menangkap aku dengan cepat, dengan sigap. Dalam kondisi hidup atau mati begini, siapa pun yang menangkap tubuhku, aku tak peduli, yang penting sekarang aku selamat.
Perlahan mataku terbuka, wajah Nicholas sangat dekat. Dia lurus mengamati. "Kamu nggak apa-apa? Pecicilan, sih! Makanya terpeleset!"