Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SEVEN OWNERS

SEVEN OWNERS

ia merasa jahat rasanya setelah pergi tak berpamit dan kini sudah tak mengabari dan kini ia akan membuka matanya dan berniat untuk menuju kamar, namun tak disangka ia mendapati seseorang dihadapannya dengan memamerkan barisan giginya yang rapih. linzy sedikit terkejut dibuatnya. seorang pria yang sedikit lebih tinggi darinya dan ia menyadari wajah yang ternyata lucu tanpa dibuat buat, ia baru menyadari karena sebelumnya ia tak begitu memperhatikannya ''hai selamat pagi '', sapanya dengan ramah
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai scp 076
Baca
+Pustaka
Tujuh Tahun Yang Suram

Tujuh Tahun Yang Suram

Sakha semakin kalap ciumi pipi merona itu, bahkan mulai melumat bibir istrinya yang sedikit terbuka. “A-ada ibu, Mas, di kamarnya.” Lalu sakha gendong tubuh itu, membawa masuk ke kamar, buat Mirna gelagapan. “Matiin dulu TV-nya, Mas!” Lalu keduanya tenggelam di laut gelora yang nyaris tak bertepi malam ini. Sakha sungguh bahagia dengan pemikiran istrinya tadi. Tak didapatinya rasa menuntut dari wanitanya ini, justru kata-kata penyemangat yang keluar dari mulut wanita ini. Kata-kata sederhana yang justru bangkitkan libidonya.
1057.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai scp 076
Baca
+Pustaka
Tujuh Tahun Menjadi Rahasia

Tujuh Tahun Menjadi Rahasia

Suaraku sangat pelan, hanya tersisa keheningan yang sunyi. Aku berbalik, mengambil koper, dan berjalan menuju gerbang. Marco menatap punggungku, keraguan melintas di matanya. Tepat saat dia hampir bicara, Sunny tiba-tiba menjerit kesakitan. Dia berbalik kembali. Tentu saja dia berbalik. Sementara aku terus berjalan ke depan.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai scp 076
Baca
+Pustaka
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Ia berdiri di depan cermin besar di kamarnya, lalu berkata pelan, > “Kalau memang gue bagian dari lo… tunjukin semuanya. Biar gue tau apa yang lo mau.” Detik berlalu. Cermin berembun. Perlahan, tulisan muncul: > "Kau tahu cara menyelamatkan mereka… duduklah. kunci terakhir ada di meja keenam." Zaki memejamkan mata. Saat membukanya… Ia sudah ada di lorong rumah nomor tujuh.
10846 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai scp 076
Baca
+Pustaka
TRIPLE SEVEN ADVENTURE

TRIPLE SEVEN ADVENTURE

dia hanya melihat sesuatu berbentuk logam persegi kecil, dengan lambang garuda, dan deretan angka timbul 777. "Triple Seven?" desis pemuda itu, hanya di tenggorokan. "Aku tidak mengerti." "Suatu saat kau akan mengerti. Tenang saja, aku akan memberitahumu nanti." Ella memasukkan benda itu dengan gerakan kilat kedalam jaketnya dan kembali melangkah. Tak ada yang bicara lagi. Hanya suara detak detak sepatu mereka teredam menghantam jalan. ***
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai scp 076
Baca
+Pustaka
FATAL OPTION

FATAL OPTION

_______ Segera setelah kembali ke apartemen sewaannya, Ivan membuka micro SD yang ia dapatkan dari Claire. Pria pirang itu melipat sebelah tangan dan menjepit dagu dengan tangan yang lain sambil memperhatikan setiap detail yang terekam oleh kepik yang ia kirimkan pada Claire, mulai dari ketika kepik itu terbang hingga akhirnya hinggap pada salah satu sudut ruangan yang terlihat seperti sebuah laboratorium. Dia akan memastikan objek dengan nama 'Subject No. 07' tersimpan dengan baik di kepalanya.
9.99.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai scp 076
Baca
+Pustaka
ESCAPE

ESCAPE

tanya Bian dan tanpa sadar alat testpack milik Ratih terjatuh dan tergeletak di atas lantai. Buru-buru Ranti mengambilnya sebelum Bian mencoba untuk merebutnya, namun sudah terlambat bagi Ranti untuk menyembunyikannya lagi karena pemuda itu sudah melihat hasilnya. “Kau hamil?” ... To be continued ...
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai scp 076
Baca
+Pustaka
Surgaku Yang Hilang

Surgaku Yang Hilang

ungkap satpam itu . "Pindai aja ke flashdisk saya, Pak." Siska merogoh dalam tasnya, lalu memberikan flashdisk berwarna hijau muda kepada satpam itu. "Nih, Pak. Nanti akan saya ambil." Satpam itu menerima flashdisk itu seraya menganggukkan kepalanya, "oke, nanti Mba dateng aja ke sini buat ambil ini." Lalu, Siska pun keluar dari ruangan ini dan hendak kembali ke lantai atas. Ia tak menemukan Haris di lantai bawah ini, bahkan di lantai tiga Bosnya itu juga tidak ada.
1039.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai scp 076
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status