Ibu Susu Untuk Bayi Tuan Sean
Ia membuka mulut, ingin mengatakan sesuatu, namun akhirnya hanya berkata lirih, "Aku sangat kenal Mas Adrian, Sean. Dia itu..."
Kalimat itu menggantung di udara, tak selesai, karena Alya melihat perubahan di wajah Sean — rahangnya mengeras, matanya meredup dalam kemarahan yang ditahan.
"...Maaf," ucap Alya buru-buru.
Sean menatapnya, lalu dengan suara datar namun jelas, ia berkata, "Aku cemburu."
Alya membelalak kecil, lalu tertawa manja, menempelkan tubuhnya lebih erat ke Sean. "Sayang?" rengeknya, mencoba melumerkan kekesalan suaminya.
Hot Chapters