My Beautiful Bride
Untungnya, ibu kedai datang membawa dua mangkok sop iga, dan dua nasi panas yang masih mengepul, sehingga situasi kikuk tadi bisa hilang.
"Makasih ya Bu," ucap Raka tersenyum.
"Kalau menurut Ibu, selama janur kuning belum melengkung, kamu masih ada kesempatan nak, semangat!" ucapnya mengedip kepadaku. Aku memandang wajah Raka yang memerah, matanya yang biasanya ramah kali ini terlihat sarat emosi, Astaga ibu ini, aku terbatuk lalu kembali minum teh manisku.
الفصول الرائجة