Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bersama Tanpa Terpaksa

Bersama Tanpa Terpaksa

"Kamu masih perjaka?" Gerakan Keenan terhenti, ia melirik Eleanora aneh. "Kenapa?" jawabnya dengan pertanyaan balik, karena merasa aneh dengan pertanyaan itu. Ia masih perjaka, tapi tidak harus memberitahukan ke orang lain termasuk Eleanora kan. "Katanya sex itu enak, lihat mereka lakuin itu walau menjijikkan juga tetap bikin penasaran." Keenan benar-benar menghentikan aktivitasnya. Ia tidak suka pikiran Eleanora yang terlampau dewasa.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
Dari Dingin Menjadi Obsesi

Dari Dingin Menjadi Obsesi

Ia meneguk minumannya dalam satu tarikan, seolah ingin menenggelamkan suara sahabatnya sendiri. “Cari pria?” Anggun tertawa pelan, nyaris tanpa suara. “Memangnya cuma itu solusi yang ada dan paling gampang?” “Bukan gampang,” sahut Rena cepat. “Tapi realistis. Wanita juga butuh kehidupan seksual yang sehat. Lagipula, saran dokter juga begitu, kan?” Anggun memejamkan mata sesaat. “Kehidupan seksual… tetap saja harus dengan orang yang tepat,” gumamnya, lebih seperti berbicara pada dirinya sendiri.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
Boss With Benefit

Boss With Benefit

Seks lebih nikmat daripada alkohol dan narkotika, seks lebih memuaskan, pikirannya bisa ditenangkan karena seks—atau karena cara Naila yang selalu membiarkannya menggila. Devan memutar tubuh hingga Naila berada di atasnya. ”Kamu diatas,” Devan memegangi pinggul Naila, “coba gerak.” ”Begini—shit!” Naila bertumpu pada dada Devan, menggerakkan pinggulnya maju mundur perlahan-lahan, tanpa bisa dicegah, Naila bergerak cepat mengejar kepuasan. Bibirnya kembali meracau dan kata-kata nakal keluar hingga Devan menyeringai senang.
1020.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 721 kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
Bos Seksiku, Suami Idamanku

Bos Seksiku, Suami Idamanku

Dia mendeskripsikan Nakahara dengan kemampuan terbaiknya, menjawab pertanyaan aneh mereka yang spesifik tentang seperti apa aromanya (Kirana tidak tahu, karena mereka tidak cukup dekat), seberapa bagus rambutnya (cukup), dan seberapa bagus giginya (terlihat sangat cocok untuk menggigit kulit dan meninggalkan tanda). Rina melipat kedua tangannya dan dengan seenaknya menyarankan, seolah-olah dia sedang membicarakan tentang minuman apa yang harus Kirana beli selanjutnya atau makanan kecil mahal apa yang harus dia pesan, “Kamu harus berkencan dengannya.” Giliran Kirana yang tersedak minumannya. "Apa?" “Itu agak panas, bukan? Seperti kiasan porno, tahu? Bos bodoh dan pengasuh anak yang genit,” Ri
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

"Surat yang menyatakan, kalau lo itu nggak punya orientasi seksual." "SIALAN!"
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)

Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)

“Aku sedang melakukan seks.” “Aku tidak ingin seks! Apa kamu tidak mendengarku?” “Tubuhmu tidak berkata begitu, Honey.” Tanpa banyak bicara lagi Yogie mulai bergerak berirama, tangannya memenjarakan tangan Elena, sedangkan Elena sendiri tak mampu lagi menolak kenikmatan yang di berikan oleh Yogie. -TBC-
1092.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
The Queen Janda Pirang

The Queen Janda Pirang

Keris saktinya juga sudah siap menghujam gua yang telah basah dengan wangi khas membuat nafsunya makin memuncak. Pinka menarik tangan Sean dan menyentuhkan pada kuncup dadanya. "Sentuh ini, beri aku kenikmatan," racau Pinka terus menginginkan kenikmatan dan kepuasan. Iman bertarung dengan hasrat seksual. Sungguh ini hal yang paling sulit bagi manusia.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
RAHASIA PEMERAN UTAMA

RAHASIA PEMERAN UTAMA

“Kenapa wajahmu serius begitu? Astaga, aku cuma bercanda. Jaman sekarang banyak pertemanan saling menuntungkan yang hubungannya sampai ke ranjang. Akan lebih aman seks dengan teman yang kita kenal, daripada orang asing yang baru kita temui. Iya, kan?” “Aku nggak meniduri semua teman perempuanku.” “Iya iya, aku percaya.” Eva memajukan wajah untuk mencium bibir Saga sekilas. “Aku mengantuk. Seks adalah obat tidur terbaik sejauh ini.” Eva mengembalikan posisi kepala di atas bantal dan berbaring miring memunggungi Saga, ketika Saga kembali menindih tubuhnya dan mulai menyerang Eva dengan ciuman menuntut. Eva tidak keberatan.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

jawab Al. "Contohnya?" tanya Bellina penasaran. "..." Al bergeming beberapa detik. "Seks?" jawabnya santai. "Alvaro Addison!" kesal Bellina. Al tertawa. "Jangan macam-macam kamu! Mama bakalan hukum kamu kalau macam-macam!" marah Bellina. "Iya ... Iya ..." jawab Al malas. "Ck! Padahal gue sama Rexi udah sering banget nge-seks. Mulai di atas meja, kamar mandi, banyak banget ..." gumam Al.
9.77.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
Jangan Bangunkan Singa Tidur

Jangan Bangunkan Singa Tidur

“Sexsual Sadism. Kelainan seksual dimana penderitanya mendapat kepuasan dengan menyakiti atau melukai serta mempermalukan seseorang.” “Mengapa kamu mau saja diperlakukan seperti itu Nak? Sakit, hati Ibu sakit. Ibu saja tak pernah membentak ataupun memukulmu, betapa nelangsa hati Ibu melihat banyaknya bekas luka di sekujur tubuhmu.” Tangisku semakin tergugu
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai seks enak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status