Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

Jadi percuma juga beli. "Nggak usah pakai jilbab dulu. Nggak ada siapa-siapa di sini. Dokter visit masih setengah jam lagi. Mas suapi ya?" Senja mengangguk. Menu sarapan pagi ada semur daging, telur rebus, dan tumis wortel di campur tauge, brokoli, juga jamur. Sabda menyuapkan seluruh jatah sarapan pagi itu. Dan Senja sendiri yang minum teh hangat dari gelas.
10404.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 12.9K fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Afficher les avis (92)
Read
+Librairie
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Endah Ariyani
kak Lis, kalau boleh tahu asli darimana yaa? Blitar kah? Jatuh cinta nta sama karya kakak Bukan Pernikahan Biasa, bener bener bagus...... ga ada rencana buat season 2 kak? aku baca maraton, sampai beberapa kali top up...
Lire tous les avis
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

JLEBBB! ​"AAAKKKHHHH! MASSS MADUNNN! GILA EFEEKKKNYAAA LEBIHHH DAHSYATTT! RAHIMMM MBAKKK SARIII KAYAKKK DISENGATTT SEJUTAAA SEMUTTT MERAHHH!" jerit Mbak Sari pecah sejadi-jadinya, matanya mendelik nikmat merasakan volume raksasa semut rangrang Madun memadati seluruh liang senggamanya yang sempit dan mencengkeram sangat pekat.
107.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 251 fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Read
+Librairie
The Ugly Duckling

The Ugly Duckling

"Yang bertamu itu siapa? Saya ini bukan tamu kamu, tapi majikan kamu. Bedakan? Ya sudah. Berhubung sudah malam juga, ini ambil. Ini oleh-oleh dari Australia yang dibawa oleh orang tua saya tadi. Jangan curiga begitu dong wajah kamu. Itu isinya coklat Cadbur*, madu Manuk* dan selai Vegemit*. Selai ini terbuat dari hasil fermentasi ragi, gandum, dan beberapa bumbu lainnya. Kamu bisa makan selai ini bersama roti lapis dan roti panggang. Kalo kamu nggak punya pemanggang roti ntar saya beliin. Kamu suka nggak ma--" PROK! PROK! PROK! "Kamu ini hebat banget ya Bi, pinterrr beut menjerat laki-laki kaya untuk mensejahterakan hidup lo. Dulu aja lo usaha banget buat ngedeketin Tian waktu lo masih abege
9.750.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.0K fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Read
+Librairie
Terpaksa Satu Peraduan dengan CEO Arogan

Terpaksa Satu Peraduan dengan CEO Arogan

Dengan bibir sedikit bergetar, Sylvi dengan sopan berbicara, "Permisi, kami mau kembali ke sel," "Pelan banget suaranya. Lu ngomong apa kentut?" sindir Sutiwe dengan kedua tangan di pinggang. "Mungkin dia lelah," sela Jamilap santai. "Dia kelaparan kaleee, kan dari semalem gak keliatan batang hidung nya di aula," sahut Saritem sambil mengelus kedua alisnya.
101.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 40 fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Read
+Librairie
Godaan Hasrat Pria Misterius

Godaan Hasrat Pria Misterius

Dominic mengecup bibir Camelia. “Morning.” Camelia bangun sambil memegang selimut, menutupi dadanya. Tubuh gadis itu polos tanpa sehelai benang pun. Hanya selimut tebal yang menutupi tubuh indah Camelia. “Tadi pelayan mengantarkan mushroom soup.” Dominic mengarahkan sendok yang berisikan mushroom soup ke mulut Camelia. “Buka mulutmu.” Lalu, dengan patuh, Camelia membuka mulutnya, dan menerima suapan dari Dominic.
1025.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 907 fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Read
+Librairie
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

Wanita itu mempertemukan tangannya sembari menggosok-gosokan keduanya dengan sesekali mengembuskan napas guna menghangatkan ruas-ruas jemari yang terasa beku itu Penghujung musim dingin tiba, kala bunga-bunga snowdrop mulai bermunculan menghantarkan hawa panas mencairkan es guna menyambut musim semi. Di sana ada pengharapan baru, setidaknya itu yang dibawa Jihye dalam perjalanannya dari Gwangju menuju Seoul. Entahlah harapan apa yang sedang Jihye rapalkan dalam doanya. Dia hanya ingin memastikan satu dua hal selain rasa khawatir berlebih pada pria yang dengan sialan masih saja menempati takhta tertinggi di hatinya itu.
107.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 247 fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Read
+Librairie
Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

“Rasanya… enak” Alesco menegang “Maksudmu, enak?” Leah menutup bibir dengan tangan, berusaha menahan senyum. “Rasanya… hangat. Menenangkan. Ada sedikit rasa pahit dari ginseng, tapi justru itu yang membuat perutku… agak ringan.”
108.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 184 fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Read
+Librairie
Pengawal Misterius Nona Pewaris

Pengawal Misterius Nona Pewaris

tutur Emily kecil saat mengintip lewat celah kandang. "Kurasa selimut itu sudah cukup tebal. Mungkin karena dia tidak bisa diam, selimutnya bergeser. Dia jadi tidak tertutupi dengan sempurna," tutur Cayden santai. Emily berpikir sejenak. Sambil memiringkan kepala, ia bergumam, "Kenapa selimut itu tidak dibuat menyerupai rompi? Kalau selimunya menempel di badan dalam posisi yang tetap, seaktif apa pun anak kuda itu bergerak, dia akan tetap hangat."
107.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 224 fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Read
+Librairie
Suami Tampan Tapi Pelit

Suami Tampan Tapi Pelit

Sebuah pesan masuk dari Rina. "Gimana seminar tadi? Masih kepikiran Ardi?" Luna tersenyum sebelum membalas. "Seminarnya lancar. Aku lihat Ardi tadi, dia sudah bersama seseorang. Dan aku… aku baik-baik saja, Rin. Aku benar-benar sudah move on." Rina membalas dengan cepat. "Akhirnya! Aku bangga sama kamu, Lu! Sekarang waktunya kamu menikmati hidup tanpa beban masa lalu."
905 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 21 fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Read
+Librairie
Selìni

Selìni

Agak lama lelaki itu menjawab, lalu satu kata singkat meluncur dari bilah bibirnya, "Semoga." Jawaban itu makin memantik rasa khawatir. Beberapa waktu kemudian, mereka masuk ke pepohonan pinus. Aromanya tajam membuat kepala Elea pening. Belum lagi udara lembab dan pohonnya tumbuh berdempetan, terasa gerah. Benar-benar daerah jarang dilalui. Tak ada tanda-tanda jika ada yg pernah melintas di sini. Lantaran banyak lumut di bawah mereka, mau tak mau Calum yg memimpin langkah terpaksa melambatkan langkah sehingga Elea melakukan hal serupa. Ia tak bertanya alasannya, menyadari tebalnya lumut meski mengenakan alas kaki dengan sol tebal.
959 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 24 fois en tant que selimut tipis tapi hangat
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status