Menantuku Selalu Diam Di Kamar
Ia sepertinya benar-benar manikmati, dengan semua yang aku berikan.
Setelah itu kami berdua pun memutuskan untuk tidur, sebab mata sudah terasa berat akibat pergumulan tadi. Kebetulan saat ini kami berada di hotel, sebab Risma ingin agar malam pertama kami ini berkesan di dalam hidupnya.
***
"Mas ... Mas Roni, bangun dong, Sayang! Ayo mandi, nanti kita salat Subuh berjamaah!" Risma membangunkanku, sambil menggoyang-goyangkan tubuhku.