Pesugihan Kandang Bubrah
Karena dari semua pengalaman supranatural yang mereka alami, Dimas tahu satu hal: tidak ada yang benar-benar selesai, hanya tertidur.
Lila keluar membawa selimut untuk Jatinegara, yang duduk memeluk lutut di lantai dekat tiang rumah. Mata anak itu tampak sembab, tapi tatapannya tenang. Ada kedewasaan yang terlalu cepat tumbuh di dalam dirinya.
"Kamu nggak tidur lagi tadi malam?" tanya Lila lembut, sambil menyampirkan selimut ke pundaknya.