Dinodai CEO Kejam
seru Xander sambil terus memeluk Sena begitu erat.
Sena hanya bisa mengangguk dengan air mata yang masih bercucuran.
"Maafkan aku, Xander! Maafkan aku! Maafkan aku yang sudah dengan menyebalkan selalu memaksamu menerimanya, tapi ternyata ini yang dia lakukan. Aku... karena aku, kau malah mengalami kerugian seperti ini, maafkan aku, Xander! Maafkan aku! Aku tidak tahu lagi harus mengatakan apa, maafkan aku," ucap Sena tulus.