Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tawanan Hasrat Raja Lingga

Tawanan Hasrat Raja Lingga

“Zhi… jangan pergi ke mana-mana lagi ya. Ibu sudah kehilangan kakakmu. Ibu nggak siap kalau…” Kalimat itu terputus. Zhiya menggigit bibir. “Bu,” katanya lirih, “kalau suatu hari aku harus pergi jauh… Ibu akan marah?” Di seberang sana, napas tertahan. “Jauh bagaimana?” “Misalnya… sangat jauh.” Ibunya tertawa kecil, tapi terdengar rapuh. “Ibu cuma mau kamu pulang. Setiap hari pun tidak apa-apa. Asal masih bisa lihat kamu.”
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Baca
+Pustaka
Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

"Iya, tapi itu karena dia aja yang terlalu bertingkah berlebihan, merasa dia mampu melakukan apapun tanpa suami." "Apakah dulu setelah Mama menikah, Mama tidak pernah pergi sendirian?" tanya Haris kepada Bu Risma. "Iya, pergi sendiri hanya untuk menjemput Misla atau Michael. Kalau hanya untuk jalan-jalan dan bersenang-senang itu ngapain? Namanya juga sudah bersuami." Haris menganggukkan kepalanya. Ternyata memang seperti itu hari-hari yang dilalui ibunya, begitu berat dan sangat terbatas.
9.91.8M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.8K kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Laracroft
Ceritanya bagus, karakter haris manly banget, ga pecundang seperti novel yg aku baca. Selena jg orgnya kuat, walaupun keras kepala. Percintaan 18+ author deskripsi jelas bgt. Menurut aku ini novel percintaan bos sekretaris paling bagus yg udah pernah aku baca! Keep it up author..
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Baca Semua Ulasan
Tuan, Ibu dari Anakmu Bukan Perempuan Biasa

Tuan, Ibu dari Anakmu Bukan Perempuan Biasa

Ia menghampiri putranya yang sedang memegang buku cerita. "Terima kasih, Sayang. Besok Mama harus bekerja sebentar. Ethan di rumah bersama Tante Selena dan penjaga, ya?" Ethan menatap ibunya dengan tatapan cerdas yang melampaui usianya. "Mama mau bertemu pria yang di restoran kemarin?" Livia tertegun sejenak. Kepekaan Ethan selalu berhasil menembus pertahanannya. "Mama hanya ingin mengambil kembali apa yang seharusnya milik kita, Ethan."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Baca
+Pustaka
Kekhilafan Satu Malam

Kekhilafan Satu Malam

Syeira menghela napas panjang. Tahun-tahun belakangan ini, ibunya suka sekali menghamburkan uang dengan berpergian keluar negeri. Bukan pelit soal uang, mereka punya lebih. Tapi Syeira terkadang khawatir dengan ibunya yang jauh dengannya. Walaupun sang ibu bepergian dengan asisten pribadi, tapi tetap saja, Syeira khawatir.
1020.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Baca
+Pustaka
Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Kontrak Hasrat Tuan Presdir

“Pergi kemana? Kenapa ponselnya tidak bisa dihubungi?” Pembantu itu menggeleng bersamaan. “Kami tidak tahu kemana ibu pergi, Pak. Ibu hanya menyampaikan akan pergi beberapa hari, untuk kembalinya belum bisa dipastikan. Kami kira, ibu pergi karena ada keperluan dan sudah bicara dengan Bapak.” “Kalian yakin jawaban kalian bisa dipertanggungjawabkan?” Wira menatap tajam. Mencari kebenaran lewat dua pasang pupil yang ketakutan bersinggungan dengannya.
1087.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Baca
+Pustaka
Hasrat Wanita Desa

Hasrat Wanita Desa

ibu Erfan meledak oleh kebahagiaan. "Bu, apa aku perlu membawa mereka pergi ke ibu kota untuk bertemu denganmu?" tanya Erfan. "Gak perlu! Wanita hamil jangan terlalu lelah, apalagi masih hamil muda. Nanti saja ibu sama ayahmu yang ke sana," ucap ibu Erfan. "Jadi... kapan ibu ke sini?" tanya Erfan. "Beberapa hari lagi! Ayahmu ingin menyelesaikan urusannya dulu di sini," balas ibu Erfan.
9.9306.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Tristar
... PERHATIAN! ... Halo teman-teman! Kali ini author datang bukan cuma bawa cerita… tapi bawa racun bacaan baru! ...... Novel terbaru berjudul “Pemuda Pemikat Gadis Desa” sudah rilis! Cerita yang dijamin bikin kalian: ... Kepanasan ... Berdebar ... Dan pastinya… nagih! Kalau kalian suka kisah yang penuh
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Istri Tak Dianggap

Istri Tak Dianggap

Sang ibu mondar-mandir di ruang duduk rumahnya, dia terlihat sangat gelisah sesekali matanya menatap pintu depan yang tidak juga terbuka, padahal hari sudah akan beranjak senja. Suaminya tadi pagi bilang akan pergi dengan teman-temannya untuk memancing, tapi sampai sekarang belum juga kembali, ponselnya juga tidak dapat dihubungi, sang ibu kembali berjalan dengan resah.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 577 kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Baca
+Pustaka
Bahagia Setelah Dibuang

Bahagia Setelah Dibuang

Bikin susah aja. "Kenapa, Wan? Gita kemana?" tanya Ibu terlihat khawatir. "Gita pergi, Bu, sama Mama dan papanya. Mereka belanja keperluan calon bayi kami," sahutku masih merasa kesal pada Gita. Mana udah jam satu siang, Ibu dan aku juga belum makan. "Ibu lapar? Kita cari makan dulu, ya! Mudah-mudahan setelah kembali dari makan nanti, Gita sudah pulang.
1050.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Baca
+Pustaka
Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Biasanya emosi perempuan cenderung labil ketika tamu bulanan datang. Mobil terus melaju membelah jalanan Ibu Kota. Beruntung siang hari tidak macet, sehingga dua puluh menit telah tiba di rumah. Seperti biasa, Mama pergi jalan-jalan dengan teman-temannya. Itulah yang sering dilakukan beliau saat mengisi waktu luang. Ah, aku harus menceritakan ini kepada Mama nanti. Tapi bagaimana menyampaikannya agar beliau percaya? Bisa-bisa aku dilabeli sinting oleh Mama. Ck!
1045.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil Di Kamar Hotel

Gadis Kecil Di Kamar Hotel

Kesedihan kembali menjelma pada wajah jelitanya. “Mang Sugi masih berusaha, belum ada kabar apa-apa juga dari polisi,” terangku. “Kita coba ke Nini, Tuan?” “Nini?” “Nenek saya. Siapa tahu ibu pulang ke sana.” “Di mana?” “Cianjur. Mumpung libur. Tuan bisa antar saya?” “Kenapa nggak bilang dari dulu?” sesalku. “Ibu pergi dari rumah karena berantem sama nini, waktu saya masih bayi. Kecil kemungkinan ibu pulang ke sana. Tapi, tak ada salahnya dicoba, ‘kan?”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai seorang ibu biasanya pergi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status