Godaan Mama Muda
Suapan pertama langsung membuatku menghela napas lega.
"Pingin lah rasanya dapat istri kayak Mama Jessica. Udah cantik, body bagus, pinter masak lagi," batinku sambil terus menikmati hidangan itu.
Tiba-tiba lampu di ruang makan meredup, lalu padam sepenuhnya. Sendok di tanganku berhenti di udara.
Aku menoleh ke atas, memastikan bohlam memang mati.
"Yaelah... doyan amat listriknya mati," gumamku pelan. Aku melirik ponsel yang tergeletak di samping piring. "Untung batre HP masih aman."