Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Dilema & Cinta

Antara Dilema & Cinta

"Maaf mbak. Reflek tangannya begini." "Ini mati lampu ya?" "Oh iya mbak. Kalau biasa hujan deras gini. Apalagi udah jam sembilan lewat. Biasanya mati lampu. Saya kesini mau bawain senter. Takut kalau-kalau mati lampu. Dan ternyata udah keduluan mati lampunya."
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
SUAMI MISKINKU DI RUANG NASABAH PRIORITAS

SUAMI MISKINKU DI RUANG NASABAH PRIORITAS

"Jaya, bantuin pasang lampu sini." "Abang ke depan dulu ya Rin." Bang Jaya mencium pipiku sedikit sebelum akhirnya dia pergi ke depan. Ah suamiku itu, gemes deh hihi. Klak! "Loh kok lampunya mati?" Aku bersender ke meja cuci piring sambil menunggu lampunya nyala lagi. "Duh, lagi dibenerin apa gimana sih? Ganggu orang lagi kerja aja deh ah, makin malem nih takut Nuna nangis," gerutku.
921.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 687 kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

[Kilas Balik Yumna, Selesai] "Aku cuma pengen mereka sayang sama aku... tapi sampai mati pun, aku nggak pernah disayang. Miris, kan?" ujar Yumna, dengan senyum yang lebih pahit daripada apapun.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
Menikahi Mayat Palsu CEO

Menikahi Mayat Palsu CEO

sapaku sambil mematikan layar tv-ku. "Hmm, apa itu?" tanya mamaku dengan penuh selidik. "Uhm, sedikit pekerjaan. Bukan hal yang besar." "Mengapa kamu tidak menghidupkan lampu?" ucap mama sambil memencet tombol lampu. Mataku berusaha menyesuaikan diri dengan lampu kamar yang dihidupkan bersamaan. "Bagaimana lukamu, Sayang?" ucap mama sambil membelai wajahku yang tergores cukup banyak.
1037.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 948 kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
Dream first class

Dream first class

Tentu mustahil bagiku untuk menang meski mempertaruhkan nyawa sekalipun. Namun tiba-tiba, seperti hilang tanpa makna. Aku terdiam memandangi lampu yang telah padam. Tersenyum tanpa alasan dan merasa sangat mengantuk. Temanku, malam. Sebentar lagi ini akan berakhir. Mari berhenti berpikir dan ayo habiskan rasa sakit ini bersama-sama. ***
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
SEHARUSNYA KAU IKUT MATI

SEHARUSNYA KAU IKUT MATI

Zzrtttt “Gob*og!” “Dasar hidup di desa terpencil kaya gini lampu aja ampe berkedip-kedip!” “Ngagetin aja!” Adi benar-benar ketakutan untuk melangkahkan kakinya yang ketiga pada saat itu, lampu yang menyala di depan rumah Jeje tiba-tiba mati beberapa kali dan menyala kembali.
1027.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
Love Me, Sersan!

Love Me, Sersan!

Kukuatkan hati untuk menahan tubuh agar tidak luruh, sebab mengingat kembali detik-detik yang menyakitkan itu, ragaku bagai tak bersendi, begitu lemah. Semua benar-benar masih terekam jelas. Sakit cengkeramannya pada kedua tanganku masih terasa. Serta … semua hal yang menjijikkan itu, bagai roll film yang diputar kembali. Setelah mengumpulkan segenap tenaga, aku melanjutkan cerita kembali. “Lampu tiba-tiba mati. Lampu kos kami memang sering mati karena tegangannya kecil dan tidak mampu memenuhi kebutuhan listrik semua penghuni kos.
9.9120.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Suapan pertama langsung membuatku menghela napas lega. "Pingin lah rasanya dapat istri kayak Mama Jessica. Udah cantik, body bagus, pinter masak lagi," batinku sambil terus menikmati hidangan itu. Tiba-tiba lampu di ruang makan meredup, lalu padam sepenuhnya. Sendok di tanganku berhenti di udara. Aku menoleh ke atas, memastikan bohlam memang mati. "Yaelah... doyan amat listriknya mati," gumamku pelan. Aku melirik ponsel yang tergeletak di samping piring. "Untung batre HP masih aman."
9.8115.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
Di Atas Ranjang Sepupu

Di Atas Ranjang Sepupu

“Ya ampun! Mati lampu segala!” Ghea memeluk bantal erat-erat sambil menatap ke arah jendela. Hujan turun deras, suara petir memecah keheningan. “Malam ini benar-benar sial. Kurang apalagi sih?!” Dari sofa seberang, Juna hanya mendengus kecil. “Tenang aja, cuma mati lampu, bukan kiamat.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
Bukan Aku Tak Setia

Bukan Aku Tak Setia

Dia merindu. [Maaf, Sayang, kalau semalam aku mematikan hp. Aku hanya merasa sendiri di sini sedang kalian, orang yang aku sayang berkumpul penuh suka cita, entah kenapa setelah melihat photo yang kamu kirimkan, aku jadi sedih.]
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai seperti mati lampu ya sayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status