Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
EVANESCENT

EVANESCENT

“Omong kosong! Se-semua yang ka-kamu katakan ngga guna! Kamu brengsek Danu! Aku benci kamu!” Bruk! Tubuh Naras terjatuh dari tempatnya duduk. Bersamaan itu, Arta menghampirinya. Sayang, Naras sudah telanjur tak sadarkan diri. Duar! Bom waktu yang tersimpan di dalam memori Naras akhirnya meledak oleh kalimat yang sudah ia tunggu selama bertahun-tahun. Memisahkan jiwa dengan raga yang tak bisa lagi kompromi dengan keadaan. Jiwa ingin mengingkari karena telanjur benci sedangkan raga menerima dengan senang hati.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as serenity eternity
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

Kata Ira Navi melepaskan pelukannya, tetapi ia langsung mencium bibir Ira, Ira terkejut tetapi dia tidak bisa menghentikan Navi karena Ira juga merindukan Navi. Ira mulai memejamkan matanya, Navi pun juga memejamkan matanya dan memulai untuk menggerakan mulut dan lidahnya. Setelah beberapa menit Navi melepaskan Ira. “Navi kamu sudah besar? Kamu sudah mengerti hal seperti ini?” tanya Ira.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as serenity eternity
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Ancaman dari Balik Cahaya Namun, ketenangan itu kembali terganggu. Di monitor utama Ares, sebuah data baru muncul dari dimensi yang lebih jauh lagi—dimensi ke-15. Jika The Erasers adalah mereka yang menyerah pada hidup, entitas di dimensi ke-15 adalah mereka yang "Terlalu Haus akan Hidup". Mereka disebut "The Eternal Devourers".
988 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as serenity eternity
Read
+Library
Saat Cinta Menyerah

Saat Cinta Menyerah

Janggut tak dicukur, jasnya pun kusut. Seseorang menyerahkan sebuket mawar padanya, dan dia membawanya ke arahku. Kerumunan mulai bersorak-sorai, membuat kami jadi pusat perhatian. Tiba-tiba Selena muncul dan memeluk pinggangnya. “Bang Zayn, aku selalu ada di sampingmu. Aku selalu ada buatmu. Tolong lihat aku!” Zayn menepis tangannya lalu berkata, “Pergi. Jangan pernah muncul di hadapanku lagi.”
3.0K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as serenity eternity
Read
+Library
Dunia yang Sempurna

Dunia yang Sempurna

PERTARUNGAN DI BAWAH LAMPU NEON Mereka semua turun ke lantai bawah, ke sebuah ruangan luas yang tampaknya sering digunakan untuk pertarungan semacam ini. Lantai kayu berderit di bawah kaki mereka, lampu neon di atas kepala mereka berkelap-kelip redup. Orang-orang mulai berkumpul, berbisik-bisik dengan penuh antusiasme. Satrio berdiri di seberang Rangga, melepaskan jasnya, memperlihatkan otot-otot yang masih terlihat kuat meski tubuhnya belum pulih sepenuhnya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as serenity eternity
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status