Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Euforia

Euforia

Kalung kepunyaan Nindi masih setia ia bawa kemanapun ia pergi. Netra Eiden menatap kalung berbandul lucu itu dengan sorot berbinar. "Tenang aja, nanti gue balikin lo ke pemilik asli, kok. Tapi, untuk sementara waktu lo sama gue dulu sampai gue berhasil deket sama pemilik lo, oke?" Eiden mencium bandul itu kemudian memasukkannya kembali ke dalam saku seraya menginjak pedal gas dan mulai meninggalkan perkarangan rumah Nindi. Di sisi lain, Nindi yang sudah masuk ke kamar menatap kepergian mobil Eiden lewat jendelanya kamarnya. Manik Nindi terlihat sendu walau wajahnya menampilkan raut datar.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
Cinta Abadi

Cinta Abadi

Hatinya begitu sakit dan tubuhnya begitu rapuh terkuras terbuang percuma bersama air matanya. Sivia berusaha menenangkan Shilla sedari tadi. Tapi, setelah emosi Shilla memuncak yang marah-marah sendiri tadi mengeluarkan segala macam pernyataan atas kecurigaannya itu, ia mulai terdiam hanya air mata saja yang menemaninya. Ia bingung apa yang harus di lakukannya. Selain memeluk Shilla dan mengusap-usap pundaknya agar Shilla lebih kuat dan tenang. Sivia percaya kalau ia akan memberikan motivasi ataupun semangat untuknya hanya akan sia-sia saja. Di saat seperti yang di butuhkan Shilla hanyalah ketenangan.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

"Terlalu standar, Bianca. Itu terlalu umum untuk konsep 'Eternal Solace'. Aku ingin sesuatu yang lebih berani." ​"Justru itu kuncinya, Pak," balas Bianca mantap. "Konsep 'Eternal Solace' kan tentang kedamaian yang abadi. Sapphire ini punya kedalaman warna yang tenang, tapi potongan cushion memberikan kesan klasik yang kokoh. Kalau kita bingkai dengan desain minimalist-modern, ini akan terlihat kontras sekaligus elegan. Tidak perlu berteriak untuk menunjukkan kemewahan."
1045.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Namun di balik dorongan itu, sesuatu yang lebih tua, lebih jernih, menepuk bahu batinnya—suara yang terdengar seperti bisik leluhur di bawah karang purba: “Wibawa bukanlah menaklukkan, melainkan mengetahui kapan berhenti menumbuk batu.” Kael mengangguk pelan, tidak memaksa, hanya menunggu. El’Thyren di dada Kinari berdetak—bukan mengisyaratkan jalan, melainkan kesediaan untuk tidak memimpin sesaat. Syrakhal membentangkan tangannya; trisula abstraknya melebur menjadi spiral ganda—Nodus Eternum—yang berputar lambat, memancarkan garis-garis isometri yang meluncur lembut.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
GADIS POLOS MILIK CEO KEJAM

GADIS POLOS MILIK CEO KEJAM

Mengapa pergi tanpa memberi kabar? “Kenapa kamu tidak mengabariku, Zayn...” bisiknya pelan, nyaris tak terdengar. Suara langkah mendekat perlahan. Serenity muncul dengan piyama panjang bermotif bunga dan rambut yang dikuncir malas. Ia menyender di ambang pintu balkon. “Belum tidur juga?” tanyanya lembut. Livia menoleh dan memaksakan senyum. “Belum ngantuk, Kak.”
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

” seru Serenity. Serenity baru jarak beberapa sentimeter ingin menyentuh pegangan pintu. Perlahan dari warna besi berubah menjadi warna merah api. Begitu panas luar biasa dan tangan dia ditarik oleh Charless. Kalau telat sedikit mungkin kulitnya sudah menempel dan melepuh.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Itu sinyal. Ia tidak bergerak. Tidak mendekat, tidak pula memperlihatkan reaksi yang bisa dibaca. Senyumnya tetap ada, percakapan tetap berjalan dan posisinya di tengah ruangan tidak berubah. Namun matanya bertahan sedikit lebih lama dari seharusnya. Dan dalam dunia yang dibangun dari kontrol seperti miliknya, satu detik tambahan saja sudah cukup untuk menjadi keputusan.
655 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Usaha suaminya berhasil. “Mereka sedang sekarat.” Deryn kembali, melangkah mendekatinya. Duduk lagi dengan tenang, dan mengusap tangannya, memberi ketenangan. Namun nyatanya hatinya terus saja bertanya, kenapa? “Hanya butuh beberapa menit saja, menunggu kematian,” bisik Deryn. Kepanikan lainnya muncul, dan lebih berbahaya jika tidak segera ditangani. Sia mencengkeram perut dengan keras, supaya bunyi yang keluar tidak terlalu besar.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
KURENSIA

KURENSIA

cicit Aira pelan Agarish terkekeh, “Gak usah gengsi, ayo nangis wajah mu me merah kalau menahan tangisan.” Air mata Aira mulai jatuh, Aira menangis tanpa suara. “Saya liat keningnya ya,” izin perawat ketika ingin membesihkan luka di kening Aira “Shhhh sakit.” ringis Aira “Tahan, sebentar lagi. Nah udah,” ucap perawat itu lalu membereskan alat alatnya. “Nanti saya kesini lagi ya kalau impusannya udah habis. Saya permisi,” pamitnya
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
EMERALD

EMERALD

Suasana Cafe Langit ini adalah suasana yang paling favorit bagi setiap orang. Alin terus menerus memandangi langit, ia terus menatap melihat indahnya bintang yang bersinar. Hanya ditempat ini ia bisa melupakan sejenak masalah yang ada di dalam hidupnya yang terus datang silih berganti. Disini ia mendapatkan ketenangan dan kenyamanan yang tidak ia dapatkan dari siapa pun. “Kenapa sih Sam, kehidupan gue begitu rumit. Padahal keinginan gue sepele, gue cuma minta perhatian bokap sama nyokap gue lagi. Apa itu sulit?”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai serenity eternity
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status