Berbagi Suami
“Iya, benar, saya berniat memberikan uang itu. Tapi mama pikir saya akan tetap memberikan uang itu, saat mama hampir mencelelakai istri kedua saya?”
“Adrian, kamu sadar. Si jalang itu hamil anak orang lain. Kamu bisa-bisanya mau dimanfaatkan sama dia. Kamu harusnya berpikir, dia tentu mau menikah dengan kamu yang memiliki masalah kesuburan. Karena kamu kaya. Coba kalau kamu tidak memiliki semua ini, mama yakin si jalang itu akan menolak mentah-mentah pernikahan ini.”
Adrian menunjuk pintu utama rumah, “Pintu keluarnya ada disana.”