Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BEHIND

BEHIND

Duh, Grace, jangan memikirkan banyak hal. Tampaknya Jonathan hendak duduk di dekatku. Ia mengisyaratkan kedua alisnya naik-turun. Hah, apaan? "Kita bisa mulai hari ini, Grace." "Meyakinkan mereka untuk membelot?" tanyaku lagi. Aku tak yakin tentang keputusan ini. "Ini satu-satunya jalan. Kita hanya harus mencoba. Setelahnya, kita akan mengasah kemampuanmu dan Jonathan."
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai setbacks
Baca
+Pustaka
COMEBACK

COMEBACK

Tapi semua itu percuma, bukan menyelesaikan masalah namun hanya akan memperpanjang masalah. Kulihat Alex berjalan mendekat ke arahku, Indi terlihat menunduk. Aku tahu dia pasti sangat ketakutan. Alex berjalan dengan cool ke arah kami. Ingin sekali rasanya aku melempar tubuh kekar itu ke tengah jalan, tapi itu hanya akan menjadi angan karena dari postur tubuh saja aku sudah kalah jauh dengan Alex.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai setbacks
Baca
+Pustaka
Back To Home

Back To Home

Berusaha memastikan bahwa jalan yang sekarang aku pilih ini, menjadi jalan yang sudah jelas dan akan kupastikan lancar hingga penghujung jalan. Menjelaskan kenapa aku berani senekat ini untuk melepas hal-hal di usia hampir 30-an memang tidak mudah. Aku hanya memberi gambaran singkat mengapa aku harus, dan mau gak mau untuk pulang ke tempat yang dulu hingga sekarang, tidak berani aku jamah kembali.
574 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai setbacks
Baca
+Pustaka
Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

"Hipertensi. Katanya bisa berujung stroke. Tapi aku bingung, aku nggak tahu harus pulang atau tidak." "Kenapa?" Haris mendekat, menggenggam tangan istrinya. "Kamu masih marah?" Esti mengangguk perlahan, air matanya mulai jatuh satu per satu. "Masih. Aku masih ingat jelas, waktu itu Ayah tidak mau membiayai pesta pernikahan kita. Alasannya karena sudah keluar biaya besar untuk kuliahku. Dan bilang aku anak durhaka, ketika Veni mau menikah, sedangkan aku hanya bisa membantu uang sedikit. Kalau memang tidak ada uang, ngapain harus pesta besar-besaran.”
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai setbacks
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status