Runtuhnya Sebuah Kesetiaan
"Hipertensi. Katanya bisa berujung stroke. Tapi aku bingung, aku nggak tahu harus pulang atau tidak."
"Kenapa?" Haris mendekat, menggenggam tangan istrinya. "Kamu masih marah?"
Esti mengangguk perlahan, air matanya mulai jatuh satu per satu. "Masih. Aku masih ingat jelas, waktu itu Ayah tidak mau membiayai pesta pernikahan kita. Alasannya karena sudah keluar biaya besar untuk kuliahku. Dan bilang aku anak durhaka, ketika Veni mau menikah, sedangkan aku hanya bisa membantu uang sedikit. Kalau memang tidak ada uang, ngapain harus pesta besar-besaran.”
Bab Populer