Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Misunderstanding

Misunderstanding

Gadis itu hanya bisa mendesah lelah tanpa bisa protes. “Kita bakal tetap di dalem mobil sampai lo cerita.” “Saga ... aku harus kerja biar bisa bayar utang ke Tante aku, karna kalau enggak ... aku bisa dijual paksa sama dia,” katanya tanpa mendongak sedikit pun.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
Complicated

Complicated

Meski tahu, masih sulit bagi Raska. “Entahlah.” Raska benar-benar bingung, sembari melangkah dan merebahkan diri di ranjang. Lagi-lagi, lelah dan sakit. Padahal, tidak melakukan hal berat. Raska benci dalam kondisi seperti ini. Dafian hanya bisa pasrah, melirik Raska yang terpejam dan berusaha tenang. Tahu, pasti terasa lagi. “Minum obatnya.”
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
STRANDED (TERDAMPAR)

STRANDED (TERDAMPAR)

Dengan pergerakan yang sigap, tubuh mahasiswi itu kemudian diseret paksa oleh seseorang ke belakang dengan cepat. Vivi mencoba menggeliat seperti seorang pegulat. Seluruh tenaga yang ada dia kerahkan agar bisa terbebas dari sekapan yang kuat. Bahkan, dia coba meloncat-loncat, juga menggoyang-goyangkan pantat. Namun... sekapan di mulutnya malah semakin kuat. Tubuh mahasiswi itu bahkan semakin diseret bagai seorang penjahat. Vivi mencoba meronta-ronta dan berteriak. Namun teriakan itu membuat mulut Vivi semakin disekap lagi dengan lebih kuat.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
RUSAK

RUSAK

Nindi tidak menyerah dia akan melakukan pekerjaannya walau banyak rintangan. Apa yang dirasakan oleh Nindi ternyata berbanding terbalik dengan apa yang Sarah alami. Sarah yang sedang berada di atas angin menganggap semua pekerjaannya mudah. Tidak jarang dia menyepelekan pekerjaan yang dilakoninya. Siang itu saat break syuting, tiba-tiba Sarah diserbu sejumlah wartawan. “Mbak Sarah boleh wawancara sebentar?” kata salah satu wartawan.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
Rapuh

Rapuh

Sandy pun mengambil bekal yang ia bawa untuk mencari pekerjaan dan keluar dari rumah kontrakannya menuju jalan yang ia tuju. Sandy mendatangi beberapa kantor untuk mencari pekerjaan yang bisa membantu membangkitkan ekonomi keluara kembali, namun beberapa kantor yang ia datangi justru sama sekali tidak membutuhkan karyawan baru, dan perjuangannya justru berakhir pada kegagalan yang ia dapatkan. Sandy keluar masuk dari gedung ke gedung tanpa menyerah dan masih terus ingin berusaha sampai terik matahari mulai meninggi.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
BROKEN

BROKEN

Namun, jika dia tidak sedang bermimpi, mengapa ia tiba-tiba ada di sebuah gurun pasir dan kembali di tempat semula tanpa tahu bagaimana jalannya? “Apa pun yang kualami saat ini, hatiku mengatakan kalau telah terjadi sesuatu. Aku harus melakukan sesuatu, tetapi bagaimana caraku keluar dari tempat terkutuk ini? Argh, sialan!” Nick melempar lampu tidur dan mengerang frustrasi.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
TERPAKSA

TERPAKSA

Haruskah aku terpaksa berpacaran dengan Bagas untuk menyelamatkan Pak Manager dan diriku sendiri? Dan apakah aku juga harus mengorbankan hubungaku dengan Pak Manager? Ini semua seperti mimpi buruk yang tidak berakhir dan yang lebih buruk lagi ini adalah kenyataan. Aku harus apaa?!!! Aku benar-benar merasa stress dan tertekan dengan keadaan ini. Semua ini terlalu berat bagiku mungkin juga bisa membunuhku. ****
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

balas Paman yang masih sibuk mencium aroma tubuhku. Sungguh, aku begitu bingung sekarang dan mencoba untuk menjauhkan tubuh Paman dariku. Tapi, itu begitu sulit, serasa tak memiliki tenaga sama sekali. Lalu, aku harus bagaimana? Tidak mungkin aku menikmatinya, bukan? Pasti aku sudah gila bila menerimanya. “P-paman, lepaskan ….”
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

Terkejut dengan apa yang dikatakan Sung Jae. “Kenapa malah terkejut? Memangnya aku tidak pantas ya disebut OPPA?” protes Sung Jae seraya menekankan kata ‘oppa’. Kedua pipinya menggembung. Persis seperti anak kecil yang sedang merajuk. “Bu-bukan begitu.” Ae Ri mengoyang-goyangkan kedua tangannya. Panik. “Lantas kenapa?” Sung Jae menyilangkan kedua tangannya di dada. Matanya menatap tajam pada Ae Ri. “Aku kan lebih tua dua tahun darimu. Jadi, pantas dipanggil ‘oppa’, kan?”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

fireee eoeoeo fireee. .ssak da bultebora bow bow bow' Levi Sweatdrop melihatku yang sebelumnya mengalami gejala 4 L , letih, lelah, lesu, lemas. Menari dengan semangat yang membara di sekujur tubuhku.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai struggling
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status