Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Chandra

Chandra

"Enggak Za. Apa dia sakit?" "Ya mana gue tau, lo kan temen sebangkunya. Kemarin dia gak ngomong-ngomong apa-apa sama lo?" Chandra menjawabnya dengan gelengan. "Itu Aksa." Chandra dan Khanza langsung menoleh ke arah pintu masuk setelah mendengar ucapan Rain. Benar saja, Aksa terlihat berjalan ke arah Rain dan Khanza dengan gaya khasnya yang maskulin.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as shao kao
Read
+Library
Daniel Sang Kaisar Suci

Daniel Sang Kaisar Suci

Gumam Daniel sambil menyeringai. "BAJINGANN… SIAPA KAU!!!" Teriak pemimpin perampok yang tersisa. "Aku? Panggil aku Kaisar Suci" Jawab Daniel dengan sedikit mengejek. "KAISAR SUCI PALA OTAK KAU" Umpat si perampok. Dor.. Dor.. Dor.. Seketika kepala si perampok berubah menjadi genangan darah. Menghampiri si pedagang budak, "Buka pintunya."
101.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as shao kao
Read
+Library
Sistem Penjahat Terkuat

Sistem Penjahat Terkuat

Tak disangka, masih ada seseorang seperti adik seperguruannya yang memiliki hati murni. Dilihat dari penampilan dan sikapnya, pemuda berjubah merah itu mungkin juga merupakan murid sekte besar. “Saudara Taois, namaku Duan Hao. Aku merupakan murid Tanah Suci Bulan Agung. Ini Kakak Seniorku, Ling Ruoqing. Bolehkah aku mengetahui namamu?” “Tak perlu terlalu resmi. Panggil saja aku Jiang Xin.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as shao kao
Read
+Library
Shirea

Shirea

Aku bisa merasakan keraguan di matanya, namun disaat yang sama, aku juga melihat ada perasaan lega yang tersirat. “Sebenarnya—di tengkuk lehermu ada sebuah tanda lahir, dan tanda lahir itu—mirip dengan putra ke empat raja terdahulu.” “Jadi—aku benar-benar seorang Shirea ? Apa itu berarti jika aku hidup, putra ke empat juga masih hidup?”
109.9K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as shao kao
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Walau tidak sekeruh tadi. “Kun Ji, kau ingin tahu apa yang membuatku merasa susah saat ini?” “Apa itu, Guru?” Cao Yin menarik napas panjang ketika tangan kirinya merogoh saku di jubah dalam untuk menarik secarik surat lain. Dia meletakkan kedua surat itu di hadapannya. “Tadi, Ming Zhao Yu datang dan memberiku surat pula,” katanya. Satu tangan menunjuk salah satu surat. “Dan ini surat dari Gak Tai Ciangkun.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as shao kao
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status