Wiro sang Penakluk
bisiknya genit, suaranya serak penuh janji.
Nyonya Ivanty mematikan keran shower, uap masih menyelimuti ruangan. Ia mengambil botol shower gel vanila, menuangkannya ke tangan, lalu menggosok tubuh Wiro dengan lembut—dari dada bidangnya, turun ke perut sixpack, hingga kontolnya yang masih setengah tegang. "Bersih dulu ya, biar licin nanti," godanya sambil mengocok pelan batang itu hingga kembali keras. Wiro balas dengan menggosok payudara Nyonya Ivanty, busa putih menempel di putingnya yang mengeras, membuatnya mendesah.